telusur.co.id- Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin menghadiri peringatan milad 100 tahun Wanita Syarikat Islam (WSI), di Gedung Nusantara V MPR, Jakarta. Tampak hadir juga Ketua MPR Zulkifli Hasan, Penasehat WSI Zubaidah Muchtar, serta pengurus WSI dari berbagai provinsi di Indonesia.

“Patut kiranya disyukuri karena tidak banyak organisasi yang mencapai usia 100 tahun. Apalagi organisasi perempuan. Selamat kepada WSI,” kata Lukman, Jumat (7/12/18)..

Pada kesempatan tersebut, Ia juga mengapresiasi kiprah Wanita Syarikat Islam (WSI) yang telah memberikan perhatian terhadap pendidikan ketahanan keluarga.

“Terima kasih kepada Wanita Syarikat Islam (WSI). Karena program-program yang dijalankan sampai saat ini dan masa mendatang senantiasa terfokus untuk memperhatikan ketahanan pada keluarga,” ungkapnya

Bagi Lukman, ketahanan keluarga merupakan hal yang sangat mendasar. “Sebab keluarga adalah unit terkecil pada masyarakat,” tuturnya.

Akhir-akhir ini, menurut Lukman, angka kekerasan dalam rumah tangga meningkat, pernikahan dini meningkat, bahkan sebagian generasi muda menganggap perceraian sesuatu yang sudah direncanakan.  Di sini lah, perempuan, terutama ibu menjadi penting dalam menjaga ketahanan keluarga.

“Ibu adalah sekolah yang pertama memberikan ilmu bagi setiap anak manusia. Jadi WSI sangat tepat memfokuskan program pada penguatan keluarga,” katanya.

Ini, menurutnya juga sejalan dengan program Kementerian Agama. “Selaku Menteri Agama, sejak tiga tahun terakhir kami memberi perhatian besar terhadap ketahanan keluarga. Kami membuat modul pra-nikah, bimbingan pernikahan, agar generasi muda siap memasuki jenjang pernikahan,” tambahnya.

Diakuinya, pada masa lalu di Indonesia nyaris tidak ada sistematika tentang pendidikan menjadi orang tua. “Sebagian besar kita terjun bebas menjadi ayah dan ibu. Tanpa pendidikan. Terimakasih WSI memberikan perhatian luar biasa dalam hal ini,” ungkapnya.

Ketua Umum WSI Vanila Singka Subekti menyampaikan bahwa peringatan 100 tahun WSI, sekaligus meluncurkan Gerakan Nasional Orangtua Asuh dan Gerakan Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Seminar Nasional.

“Hari ini juga akan  dilaunching buku ‘Kapita Selekta, Cinta, Perkawinan dan Keluarga’ karya Ibunda Zubaidah Muchtar,” ungkap Vanila.[Ham]

Bagikan Ini :