Ketua DPR Bambang Soesatyo. Foto: Bambang Tri P / telusur.co.id

telusur.co.id – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta anggota dewan agar tetap bekerja secara sungguh-sungguh dan berupaya sekuat tenaga untuk menyelesaikan pembahasan RUU bersama pemerintah.

Ia menyebut, selama masa persidangan yang sangat singkat itu, DPR bersama pemerintah telah menyetujui empat RUU yaitu, RUU tentang Serah-Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam, RUU tentang pengesahan Perjanjian antara RI dan Persatuan Emirat Arab mengenai Ekstradisi, RUU tentang Pengesahan Nota Kesepahaman antara Kementerian Pertahanan RI dan Kementerian Pertahanan Kerajaan Spanyol tentang Kerjasama di Bidang Pertahanan; serta RUU tentang Pengesahan Nota Kesepahaman antara Pemerintah RI dan Pemerintah Serbia tentang Kerjasama di Bidang Pertahanan.

“Walaupun waktunya sangat singkat, tetapi kita tetap bekerja secara sungguh-sungguh dan berupaya sekuat tenaga untuk menyelesaikan pembahasan RUU, memastikan APBN yang berpihak kepada rakyat, serta mengawasi kerja-kerja pemerintah secara bertanggung jawab sesuai dengan amanat konstitusi,” ujarnya dalam pidato penutupan masa sidang II DPR, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (13/12/18).

BACA JUGA :  BBM Turun 100 Perak, Bamsoet Puji Pemerintah

Meski demikian, pria yang akrab disapa Bamsoet itu mengakui, ada sebelas RUU yang masih memerlukan pendalaman bersama pemerintah.

Menurutnya, kecepatan dan kelancaran pembahasan RUU tidak hanya tergantung pada kesungguhan DPR, tapi juga Pemerintah.

Dikatakan Bamsoet, beberapa RUU proses pembahasannya bisa berlarut-larut disebabkan dari pihak pemerintah belum ada koordinasi antar kementerian/lembaga, ketidakhadiran dari pemerintah yang berkali-kali dalam pembahasan RUU, serta permasalahan dimana pemerintah belum menyerahkan daftar Inventaris masalah (DIM) RUU.

Bahkan kata dia, dalam beberapa RUU masih ada dari pihak pemerintah yang hingga hari ini belum menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) RUU, padahal sudah diperpanjang lebih dari lima kali Masa Persidangan.

BACA JUGA :  Ketua DPR Minta Ruang Peredaran Narkoba Ditutup

“Seperti RUU tentang Wawasan Nusantara yang sudah diperpanjang 13 kali Masa Persidangan,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Politikus Golkar ini berharap para menteri yang telah ditunjuk Presiden lebih serius untuk segera membahas bersama DPR, agar RUU dapat segera disahkan menjadi UU sebagai solusi mengatasi berbagai permasalahan rakyat.

“Kami tidak bisa apa-apa kalau menteri yang sudah ditunjuk presiden untuk menyelesaikan suatu UU kerap tidak hadir,” katanya. [Far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini