Koordinator Nasional Masyarakat Peduli BPJS, Hery Susanto.FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Baru-baru ini pihak Kemenkes RI memberikan batas waktu 6 bulan menyelesaikan akreditasi bagi rumah sakit (RS) yang ingin bekerjasama dengan BPJS Kesehatan.

Ada 720 RS yang belum terakreditasi. Sementara hambatan proses akreditasi bagi pihak RS adalah persoalan biaya.

Macetnya pembayaran klaim BPJS Kesehatan ke pihak RS itu menjadi hambatan yang mengemuka dalam kewajiban akreditasi.

Demikian disampaikan Hery Susanto, Koordinator Nasional Masyarakat Peduli Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (Kornas MP BPJS) melalui siaran persnya di Jakarta (8/1).

BACA JUGA :  Fahri Kasihan dengan Ma'ruf Amin

“Bagaimana mau urus pemenuhan syarat akreditasi jika aliran cash flow RS terus macet gegara BPJS Kesehatan gagal bayar utang klaim,” kata Hery Susanto.

Sebab banyak persiapan yang harus dilakukan diantaranya adalah tahapan bimbingan, survei simulasi dan, survei langsung.

“Apalagi setiap tahun selalu ada aturan baru urus akreditasi, pihak RS mesti akreditasi lagi,” kata Hery Susanto.

Banyak komponen biaya yang harus disiapkan oleh rumah sakit, mulai biaya opersional dan alat kesehatan, dan itu yang paling mahal biayanya sebab harus sesuai syarat akreditasi.

BACA JUGA :  Please KPU Stop Sandiwara Ini

“Permenkes RI No 5 Tahun 2018 menjelaskan fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS di tahun 2019 ini diwajibkan memiliki sertifikat akreditasi,” kata Hery Susanto.

Kementerian Kesehatan meminta pihak RS membuat komitmen penyelesaian akreditasi sebelum Juni 2019 dan memberikan surat rekomendasi memperpanjang kerjasama dengan BPJS Kesehatan.

“Perpanjangan akreditasi 6 bulan bagi RS mitra BPJS itu hanya akal-akalan pemerintah Jokowi saja, ujungnya selain tidak menjamin kelancaran bayar klaim BPJS Kesehatan juga berimbas akan mengurangi jumlah RS. Sebab banyak RS yang gulung tikar karena BPJS gagal bayar klaim,” kata Hery Susanto.

BACA JUGA :  AHY Heran Jokowi Kok Tanya Soal Partai?

Hery Susanto menegaskan pihaknya meragukan penyelesaian akreditasi RS itu bisa tuntas dalam 6 bulan. “Akreditasi RS itu sejak 2014 hingga sekarang saja tidak tuntas, apalagi cm waktu 6 bulan,” pungkasnya. (ham)

Bagikan Ini :