telusur.co.id – Tingginya biaya pendidikan saat ini sangat berdampak pada jenjang pendidikan yang tidak sesuai dengan usia.

Begitu disampaikan Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu, (9/1/18).

“Misalnya, anak usia 9 tahun yang seharusnya sudah duduk di kelas 3 SD, namun masih duduk di kelas 1 SD,” ucap sandiaga.

Menurut Sandiaga, semasa dirinya mengemban jabatan sebagai wakil gubernur DKI Jakarta, wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu yang rendah dibanding lainnya. Dan hal itu disebut dalam bahas pendidikan Angka Partisipasi Murni (APM).

BACA JUGA :  Candai Prabowo, Sandi: Saya bukan Gerindra Lagi Pak

“Salah satu PR (pekerjaan rumah) yang paling besar ya di Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu itu APM-nya itu masih rendah dibandingkan dengan kota metropolis lainnya,” tutur dia.

Dalam diskusi yang diselenggarakan di Mal FX Sudirman, Jakarta, dengan tema ‘Dialog Pendidikan’ dan dihadiri oleh Guru Besar Universitas Negeri Jakarta, Prof Arief Rahman dan politikus PAN Tubagus Dedy S Gumelar alias Miing, serta para guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-DKI Jakarta. Sandiaga juga mendengar keluhan dari para guru PAUD se-DKI. Para guru PAUD mengeluh soal kesejahteraan.

BACA JUGA :  Pengakuan Sandiaga Pijat Prabowo

“Tadi banyak masukan juga berkaitan dengan guru PAUD, bagaimana kesejahteraan bisa kita tingkatkan. Untuk memberikan peningkatan kesejahteraan dan pemenuhan hak-hak bagi para guru-guru PAUD, dan juga beberapa rekan guru swasta yang mengingkan bahwa gap yang ada sekarang antara guru-guru swasta dan guru-guru ASN (PNS) itu bisa diperkecil ke depan,” papar Sandiaga.

Sandiaga menilai, kesejahteraan guru PAUD merupakan suatu hal yang penting. Sebab, sambung Sandiaga, upaya mencerdaskan sebagaimana dalam UUD 1945 harus dimulai sejak usia dini.

BACA JUGA :  Candai Prabowo, Sandi: Saya bukan Gerindra Lagi Pak

“Dan perhatian kita agar tujuan mencerdaskan kehidupan bangsa ini betul-betul kita bisa realisasikan dan wujudkan tahun 2019 di bawah kepemimpinan Prabowo-Sandi,” ujar Sandiaga.[far]

Bagikan Ini :