Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo.FOTO:Istimewa

telusur.co.id – Direktur Eksekutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo menduga ada beberapa aktor intelektual maupun aktor politik yang punya korelasi dengan kasus hoaks tujuh kontainer berisi surat suara yang sudah tercoblos.

“Saya punya dugaan ada aktor intelektual yang punya korelasi dengan kasus hoaks kontainer itu. Ada Bagus Bawono yang katanya relawan salah satu paslon, tapi dibantah,” kata Karyono dalam diskusi bertajuk ‘Memilih Melampaui Hoaks’ (LPI merespons isu tujuh kontainer surat suara)’ di Jakarta Selatan, Jumat (11/1/19).

Untuk mengungkap kasus ini, kata Karyono, maka kata kuncinya adalah bagaimana kinerja aparat kepolisian.

“Supaya ada efek jera, dan kasus ini jadi terang benderang,” ujarnya.

Dia juga mengungkapkan, saat ini hoaks sudah menjadi industri, sudah menjadi bisnis. Jadi, kata dia, ada produsen hoaks, dan ada pemesannya.

“Ada benefit ekonomi, makanya bisa menjadi spiral bisnis. Makanya harus kita nyatakan bersama sebagai common enemy karena daya rusaknya luar basa. Hoaks itu harus dimasukan sebagai extra ordinary crime,” tambahnya.

Tak hanya di dunia politik, menurut dia, hoaks juga nantinya bisa berkembang untuk menjatuhkan pesaing atau kompetitor bisnis.

“Karena itu, mari sama-sama kita jadikan hoaks sebagai kejahatan luar biasa. Kalau tidak, negeri ini akan menjadi negeri hoaks,” tandasnya.[ham]

Bagikan Ini :