Calon Wakil Presiden (Cawapres), nomor urut 2, Sandiaga Uno/ foto: Istimewa

telusur.co.id – Ketimpangan tenaga kerja antara asing dan lokal saat ini banyak dirasakan masyarakat, apalagi kaum buruh. Hal itu dilihat saat Calon Wakil Presiden (Cawapres), Sandiaga Salahuddin Uno mendengar keluhan warga Blora, Jawa Tengah.

Shaiful Malik, salah satu warga blora mengeluh, bahwa didaerahnya sulit mendapat pekerjaan, padahal wilayahnya memiliki kandungan Minyak yang begitu besar.

“Bayangkan pak, saya asli Cepu, lahir dan besar di kota ini. Tapi dari dulu sampai sekarang, kota yang seharusnya tidak cocok lagi sebagai kecamatan ini, dengan kandungan minyak yang begitu besar, tapi sulit cari kerja, sementara tenaga kerja Cepu menjadi TKI, karena gaji yang kecil,” ujar Syaiful dalam keterangan yang diterima, Sabtu (12/1/19).

BACA JUGA :  Fahri Kasihan dengan Ma'ruf Amin

Mendengar keluhan tersebut, Sandiaga, berjanji, jika Prabowo-Sandi terpilih untuk memimpin bangsa akan meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal ketimbang asing di Blora.

Dikatakan mantan wakil gubernur DKI Jakarta, wilayah Cepu, memiliki banyak proyek strategis nasional, dan menjadi devisa untuk pergerakan ekonomi bangsa.

“Masyarakatnya harus menikmati kekayaan yang dikandung tanahnya,” ucap Sandi.

Salah satu caranya, menurut Sandi, adalah memberikan kesempatan masyarakat Cepu untuk bekerja di industri perminyakan dibuka lebih lebar lagi.

BACA JUGA :  Sandi Sepakat Kisi-kisi Debat Dihapus

“Sayang jika pemerintahan sekarang lebih mengutamakan tenaga kerja asing, padahal harusnya tenaga kerja lokal lebih diutamakan. Kami akan batasi pekerja asing dan mengutamakan tenaga kerja anak negeri jika diberi amanat untuk melayani rakyat Indonesia di tahun 2019,” papar Sandi.[far]

Bagikan Ini :