Ketua Presidium IPW, Neta S. Pane/telusur.co.id

telusur.co.id – Para pasangan Capres-Cawapres, diharap bisa menampilkan kepemimpinan politiknya dalam kontestasi pilpres kali ini. Selain itu, pasangan Capres-Cawapres juga bisa meredakan situasi panas dan harus memperlihatkan bahwa pilpres itu sejuk dan damai.

Demikian disampaikan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S. Pane yang memantau perkembangan ‘perang’ antara Cebong (sebutan untuk pendukung Jokowi) dan Kampret (sebutan untuk pendukung Prabowo).

“Sekarang ini kan luar biasa perang antara cebong dan kampret. Kita yang golput (netral) ketika mengkritik Prabowo, dianggap sebagai cebong. Begitupun sebaliknya, ketika kita mengkritik Jokowi, dianggap kampret. Ini luar biasa,” kata Neta dalam diskusi bertajuk “Jelang Debat Siapa Hebat” di kawasan Jakarta Pusat, Sabtu (12/1/19).

BACA JUGA :  Debat Harus Lahirkan Solusi

“Mereka berdua harus menunjukan kepemimpinan politik, karena ini pesta demokrasi, bukan untuk perang.”

Neta juga meminta agar aparat kepolisian bersikap netral dan independen dalam kontestasi ini. Polisi, kata dia, harus berada di tengah kedua kubu, jangan sampai memihak kepada salah satu paslon.

“Kalau memihak, maka akan ada perlawanan-perlawanan dari masyarakat, dari paslon, maupun dari pihak lainnya,” katanya. [ipk]

Bagikan Ini :