Diskusi di MMD Initiative, Haris Azhar (baju merah), Donald Fariz, ICW (tengah) dan Fadhil Rhamadani, Perludem (kanan). FOTO: telusur.co.id/Tio Pirnando

telusur.co.id- Direktur Eksekutif Lokataru, Haris Azhar menganggap, jika debat perdana Pilpres pada 17 Januari nanti tidak memberikan sesuatu yang baru, maka Komisi Pemilihan Umum (KPU) patut dinilai tidak tidak berhasil menyelenggarakan pemilu.

“Jangan sampai debat besok hanya basa-basi. Kalau cuma basa-basi aja menurut saya KPU gagal,” kata Haris dalam sebuah diskusi di Kawasan Kramat, Jakarta Pusat, Senin (14/1/19).

Menurut Haris, harusnya KPU itu membuka kemungkinan publik untuk memberikan kritikan kepada kedua capres-cawapres itu.

BACA JUGA :  AHY Heran Jokowi Kok Tanya Soal Partai?

Karena, dengan terbukanya kritikan dari publik, mereka akan menilai, Paslon mana yang mampu menyelesaikan persoalan-persoalan di tengah masyarakat dengan visi-misi dan program kerjanya.

Termasuk juga, capres mana yang mempunyai komitmen kuat untuk menyelesaikan permalasahan-masalah HAM, korupsi dan persoalan lainnya.

“KPU harusnya membuka ruang buat publik bisa menyerap dengan kapasitas yang paling nadir apa yang namanya isu A isu B, tema-tema hak asasi. Kritik nadir nya di kedua paslon itu seperti apa? Kita butuhnya disitu. Jangan sampe debat besok basa-basi saja,” tandasnya.[ham]

Bagikan Ini :