telusur.co.id – Kabar adanya surat permintaan penundaan pemilihan Wakil Gubernur DKI Jakarta atas nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidaklah benar.

Kabar tersebut dibantah langsung oleh Anies Baswedan. Ia, membantah telah membuat surat itu.

“Nggak, nggak ada,” kata Anies di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Kamis (3/1/19).

Anies mengaku telah menyiapkan surat laporan ke Dewan Pers untuk sebuah media yang memberitakan hal tersebut. Hal itu dikarenakan berita tersebut tidak berdasarkan fakta.

Anies tidak mempersoalkan media manapun membuat berita. Tetapi, imbau Anies, media membuat berita berdasarkan fakta, bukan fiksi, apalagi fitnah.

“Kami akan mengirimkan surat ke Dewan Pers, memprotes berat berita hoax itu, karena tidak ada dasarnya,” kata mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI itu.

“Silakan menulis apapun, tapi tolong jangan menulis fiksi, apalagi fitnah. Tulis fakta saja.”

Dalam berita tersebut, disampaikan bahwa Anies telah mengirimkan surat ke Menteri Dalam Negeri agar proses pemilihan Wakil Gubernur DKI dilakukan setelah pemilihan presiden 2019.

Pada berita berjudul “Anies Ingin Pemilihan Wagub Dilakukan Pasca Pilpres?“, ada pula tanggapan dari Soni Sumarsono selaku Dirjen Otonomi Daerah (Otda) dan eks Plt Gubernur Jakarta.

Berdasarkan penelusuran dari situs Dewan Pers, status media tersebut terverifikasi administrasi. [ipk]

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini