Cawapres Sandiaga Uno/Net

telusur.co.id – Nasib guru honorer di rezim Jokowi memang kurang beruntung. Sudah dijanjikan bakal diperhatikan tetapi belum terealisasi. Demo ke istana Presiden juga tidak direspon dan dicuekin.

Merasa tidak mendapatkan apa yang diharapkan, akhirnya, para guru honorer pun berbelok arah. Di pilpres 2019, mereka sepakat mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Dukungan yang diberikan guru honorer tidak gratis. Sandiaga harus memperjuangkan nasib para pengajar di seluruh Indonesia khususnya di wilayah Sukabumi. Bukti keseriusan dukungan kepada Prabowo-Sandi, para guru honorer dan Sandi menuliskan janji suci. Janji itu dituliskan dalam sebuah secarik kertas putih yang dibumbuhi materai 6000.

BACA JUGA :  Cawapres Sandiaga Uno Akan Jenguk Ahmad Dhani

Perjanjian bersama antara calon wakil presiden republik Indonesia dengan guru honorer dan tenaga kependidikan sekolah tinggi Sukabumi Raya. Perjanjian kerjasama itu, terjadi pada hari Jumat tanggal 18 Januari 2019 di PT Nadera Jaya Mangkalaya, Gunungguruh, Sukabumi.

Yang bersepakat adalah Sandiaga Uno sebagai pihak pertama dan Arif Saipullah sebagai pihak kedua. Arif ini sebagai Koordinator guru honorer dan tenaga kependidikan sekolah negeri.

Jika Prabowo-Sandi terpilih sebagai presiden dan wapres. Kesepakatnya ada tiga poin. pertama, mengangkat guru honorer dan tenaga kependidikan sekolah negeri secepatnya secara berkala sesuai masa kerja.

BACA JUGA :  Sandiaga Bakal Hapus Sistem Outsourcing

Poin kedua, memberikan UMK kepada guru honorer dan tenaga kependidikan sekolah negeri sesuai masa kerja. Tiga, memberikan jaminan kesehatan dan kesejahteraan kepada guru honorer sekolah negeri dan tenaga kependidikan sekolah negeri.

Terakhir, kesepakatan itu ditandatangani oleh Sandiaga Uno, Arif Saipullah serta Erwin sebagai saksi. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini