Ferdinan Hutahaean, Tim Advokasi pemenangan pasangan Prabowo-Sandiaga/telusur.co.id

telusur.co.id – Animo masyarakat Solo Raya, untuk mengikuti acara tablig akbar 212 di Solo Jawa Tengah awalnya sempat diragukan bakal membludak. Tetapi, ketika melihat gambar yang beredar di media sosial dengan banyaknya masyarakat yang datang membuat geleng-geleng kepala. Luar biasa.

Fenomena ini menjadi lonceng bagi Presiden Jokowi. Sebab, Solo selama ini menjadi basis massa para pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin tetapi berhasil dikuasai tim Prabowo-Sandi.

Bahkan, Ketua DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaen menegaskan jika kandang Jokowi sudah dikuasai oleh lawan berarti kekalahan sudah dekat.

BACA JUGA :  Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah Di Pasar Minggu

“Melihat foto peristiwa pagi ini, para Mujahid dan Mujahidah 212 berkumpul, saya harus katakan bahwa Jokowi sudah selesai,” tegas Ferdinand melalui akun twitternya, Minggu.

Politisi dari partai segitiga mercy itu meyakini jika jutaan umat dan rakyat Jawa Tengah akan mengirimkan Jokowi ke kampung halamannya.

“Biarkan 1000 alumni membuatmu menari-nari, tapi jutaan kami akan mengirimmu pulang.”

Peristiwa yang terjadi di Solo merupakan tanda-tanda alam jika rakyat Indonesia menginginkan pemimpin yang baru. Pemimpin yang amanah.

“Saatnya Prabowo memimpin untuk memperbaiki kerusakan yang sudah terjadi,” tegasnya. (ham)

BACA JUGA :  Jika AHY Cawapres Prabowo, Jokowi Bakal Gandeng Moeldoko
Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini