Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief/Net

telusur.co.id – Ketua DPP Partai Demokrat, Andi Arief, angkat bicara soal tudingan Sandiaga Uno yang mengatakan Partai Demokrat belum memberikan dana sumbangan kampanye pasangan calon presiden dan wakil presiden no urut dua Prabowo-Sandiaga Uno.

Menurut Andi Arief, tidak ada kewajiban bagi partai koalisi untuk menyumbangkan dana guna keperluan kampanye Prabowo-Sandi. “Dalam pertemuan koalisi tidak ada kewajiban Partai pengusung untuk menyumbang dana kampanye,” ujar Andi.

Selain itu, Andi justru menyebut, agar Sandiaga lah yang berjanji memberikan dana kampanye kepada partai pendukung. Karena, Sandi sendiri lah yang akan maju sebagai Cawapres.

BACA JUGA :  Kontroversi Andi Arief, Dari Jenderal Kardus Sampai Kasus Narkoba Bersama Wanita

“Justru sebaiknya Cawapres Sandiuno yang berjanji membantu dana kampanye,” ucapnya.

Mengenai janji Sandi yang akan membantu dana kampanye, disebutnya tidak pernah mangambil pusing. “Partai Demokrat tak ambil pusing dengan janji Sandiaga Uno,” Sebut Andi.

Oleh karena itu, Andi harap, di tiga bulan masa kampanye selanjutnya. Prabowo-Sandi fokus. Tidak membuat kesalahan yang merugikan internal koalisi.

“Kampanye 3 bulan ke depan diharapkan Pak Prabowo dan Sandi fokus dan tidak membuat kesalahan-kesalahan yang merugikan internal koalisi maupun yang menyangkut materi kampanye,”

Sebab, Andi mengingatkan, musuh Prabowo-Sandi adalah diri sendiri. “Musuh Pak Parabowo-sandi adalah diri bapak berdua sendiri. Semoga sukses,” tutupnya.

BACA JUGA :  Ini Alasan Andi Arief Sebut Prabowo 'Jenderal Kardus'

Sebelumnya, Partai Koalisi pengusung pasangan calon presiden dan wakil presiden no dua, Prabowo-Sandiaga Uno. Seperti, PAN, Partai Demokrat dan PKS. Disindir Prabowo belum memberikan sumbangan dana kampanye. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini