telusur.co.id – Tim pemenangan Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso meminta tim sukses di Solo, Jawa Tengah untuk mencopot baliho yang terpajang di kantor tim sukses lantaran menyertakan foto Gatot Nurmantyo.

“Kepada saudara-saudaraku relawan @prabowo @sandiuno khususnya di Solo, mohon segera mencopot dan memusnahkan baliho/spanduk yang menyertakan foto Jend (purn) Gatot Nurmantyo. Terima kasih. Salam perjuangan,” tegas Priyo Budi Santoso melalui akun twitternya, Minggu.

Gatot Nurmantyo, sebelumnya melontarkan nada protes karena fotonya mejeng bareng di baliho Prabowo-Sandi. “Mengenai berita seperti tersebut di atas & ada foto saya pada baliho Posko BPN Prabowo-Sandi di Solo, saya nyatakan bahwa saya tidak tahu menahu, tidak pernah dimintai persetujuan atau diberi pemberitahuan baik secara lisan maupun verbal. Untuk itu, saya mohon agar foto saya diturunkan dari baliho tersebut secepatnya,” ucap Gatot menunjuk balihonya.

Priyo melanjutkan, dirinya dan tim pemenangan tidak mengetahui jika pada saat peresmian ada foto Gatot karena baliho yang dipajang merupakan sumbangan dari masyarakat setempat.

“Saya dapat info baliho dan spanduk tersebut sumbangan warga yang langsung dipasang, mungkin yang bikin itu ngefans pada mas Gatot Nurmantyo.”

Tak hanya foto Gatot saja, di baliho itu juga terpampang foto presiden pertama yakni Soekarno. “Di foto tersebut saya lihat juga ada foto Bung Karno, tapi pak Harto nggak diajak. Maaf saya gunakan kata musnahkan, masa sih dighaibkan,” tulisnya.

Sambil berkelakar, Priyo mengatakan kedepan tidak ada lagi spanduk dukungan kepada Prabowo-Sandi yang menyertakan foto Gatot apalagi foto Kaesang dan Gibran.

“Mudah-mudahan besok-besok jangan ada yang bikin spanduk dukungan ke Prabowo Sandiuno dengan menyertakan foto mas Kaesang dan mas Gibran ya. Sudah semua mohon tenang,” tuntasnya. (ham)

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini