Kantor Bea Cukai Kalbagsel memperingati Hari Pabean Internasional ke-67 tahun 2019.Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Kantor Bea Cukai Kalbagsel memperingati Hari Pabean Internasional ke-67 tahun 2019, Selasa (29/1) pagi.

Peringatan dengan upacara bendera ini, langsung dipimpin Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan bagian Selatan, Wicaksono yang juga diikuti seluruh kepala kantor Bea dan Cukai Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Menurut Kepala Kantor Wilayah DJBC Kalimantan bagian Selatan, Wicaksono pada peringatan tahun ini yang bertema “Smart Borders for Seamless Trade, Travel and Transport” yang dalam artian jajaran Bea Cukai Indonesia ke depannya harus memiliki peranan dalam menentukan kebijakan internasional di bidang kepabeanan dan cukai terutama di World Customs Organization (WCO) atau Organisasi Bea Cukai Dunia┬ámaka jajaran Bea Cukai dituntut untuk selalu melakukan percepatan dalam melakukan pengawasan dan pemberian layanan.

BACA JUGA :  Pangkoops AU II Minta Personil TNI AU Jaga Netralitas

“Penanganan lintas batas dan kejahatan global harus ditindaklanjuti dengan sinergi kerjasama lintas sektoral, regional dan bahkan global,” ujar Wicaksono.

Apalagi, tambah Wicaksono saat ini, Bea Cukai sedang mengembangkan aplikasi Passenger Risk Management (PRM) yang berisi tidak hanya data internal dari BeaCukai namun juga dari data pihak lain seperti imigrasi, PPATK dan Dukcapil.

“Terdapat 3 prioritas dalam penggunaan aplikasi PRM ini yaitu terkait penanggulangan kejahatan penyelundupan narkotka, yang kedua adalah penanggulangan terorisme dan yang ketiga adalah tindakan pencucian uang atau money laundering,” pungkas Wicaksono.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini