Presiden RI Joko Widodo.Foto:NET

telusur.co.id- Komisi I DPR RI menggelar rapat kerja dengan Komisi Penyiaran Indonesia.

Dalam rapat itu, Politikus PDI Perjuangan Evita Nursanty menyinggung soal peraturan tekhnis iklan politik.

“Ada gak sih Peraturan tekhnis Iklan Politik?,” tanya Evita kepada KPI di rapat kerja komisi I DPR RI, Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (29/1/19).

Hal itu, ditanyakan Evita karena, ia merasa bingung dengan aturan yang ada. Terutama saat calon presiden no 01 dan juga presiden RI Jokowi menyiarkan visi-misi. Lalu di ‘semprit’ Bawaslu.

“Soalnya ga kejelas, seperti visi-misi. Ketika disampaikan di TV di salahkan,” ucapnya.

BACA JUGA :  Rusia Angkat Bicara Soal ‘Propaganda Rusia’ yang Disebut Jokowi

Menurut dia, sebagai kepala negara, Jokowi wajib untuk diliput oleh media massa. Guna mensosialisasikan program pemerintah.

“Pidato capres. Capres ini kan ada yang sudah menjadi presiden.
Beliau presiden sehingga wajar kalau memparkan program-program pemerintah,”

Ia juga mengeritik sikap TV Swasta, yang dinilainya kurang mensosialisasikan program pemerintah.

“TV-Tv sekarang juga beda dengan 2014. Presiden kemana-kemana diliput. Sekarang. Padahal, Mereka wajib mensosialisasikan program-program pemerintah. Karena sedikit, makanya Presiden Jokowi lebih banyak sosialisasi di medsos,” ujarnya kembali.

Oleh karena itu, ia berharap. KPI bisa membedakan antara kunjungan politik kampanye dengan kunjungan kerja.

BACA JUGA :  MUI Minta Elite Politik Tak Umbar Kampanye Larangan Poligami

“Musti di bedalan kinjungan politik kampanye dengan kunjugan kerja,” pukasnya.

Seperti diketahui, Calon Capres petahana Jokowi kena ‘semprit’ Bawaslu. Karena telah mengungkapkan Visi-Misi disiarkan oleh beberapa tv swasta.

Menurut Bawaslu, Jokowi diduga melanggar Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang pemilu.

Sebab dalam UU itu tertulis,bahwa kampanye melalui media massa hanya boleh dilakukan pada 24 Maret sampai 13 April.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini