Kepala Disdukcapil Karawang, Yudi Yudiawan (tengah), saat memberikan keterangan pers terkait kelangkaan blanko KTP-e di Kabupaten Karawang. FOTO:telusur.co.id

telusur.co.id – Setelah menerima keluhan dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Karawang, Kementeri Dalam Negeri (Kemendagri) akhirnya berjanji akan menggelontorkan blanko Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) ke daerah lumbung padi tersebut.

Kabar gembira itu disampaikan Kepala Disdukcapil Karawang, Yudi Yudiawan, di ruang kerjanya, Rabu (30/1/2019). “Sebelumnya kami sampaikan keluhan bahwa daftar antrean pencentakan e-KTP untuk Karawang mencapai 193 ribu. Hal itu terjadi akibat suplai blanko KTP-e dari Kemendagri jauh lebih rendah dari kebutuhan,” ungkapnya.

Akhirnya, lanjut Yudi, keluhan itu ditindak lanjuti Kemendagri dengan menunjuk Kabupaten Karawang sebagai daerah yang prioritaskan dalam pencetakan e-KTP bersama Kabupaten Bogor dan Indramayu.

BACA JUGA :  Mendagri Diminta Bertanggung Jawab Soal Perdagangan Blangko e-KTP

Puluhan ribu keping blangko e-KTP akan digelontorkan ke daerah. Kemedagri berjanji akan menuntaskan pencetakan e-KTP warga di tiga daerah tersebut.

Dijelaskan, sebagai langkah awal, Selasa 29 Januari 2019, Kemendagri telah mendistribusikan blanko e-KTP ke Disdukcapil Karawang sebanyak 24 ribu keping.

“Sesuai komitmen dan arahan Pak Dirjen Dukcapil, daerah bisa langsung meminta jika blanko e-KTP di daerah itu habis. Bahkan, jika daerah kewalahan dalam mencetak datanya, pihak Kemendagri akan membantu proses pencetakannya dengan target 25 ribu hingga 50 ribu keping per dua pekan,” kata Yudi.

BACA JUGA :  KPK Pastikan KTP-el Yang Tercecer Di Bogor Bukan Barbuk Kasus

Menurut Yudi, setelah pihaknya menerima blanko e-KTP cukup banyak, Pemerintah Daerah akan memprioritaskan terlebih dahulu mereka yang masuk dalam daftar antrian selama satu tahun dan warga yang baru memasuki umur 17 tahun.

“Kami memiliki 12 unit alat print. Petugas cetak akan kami gunakan petugas dari masing-masing kecamatan untuk mencetak di kantor Disdukcapil secara bergantian,” ujarnya.

Dengan cara itu, lanjut Yudi, pihaknya meyakini, 193 ribu warga yang sudah melakukan pendataan bakal segera dicetak e-KTP mereka paling lambat Maret 2019. “Kami akan bekerja maksimal untuk melayani masyarakat,” katanya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini