Xi, yang juga ketua Komisi Militer Pusat, mengatakan angkatan bersenjata harus menyusun strategi mengambil tanggung jawab bagi persiapan untuk melakukan peperangan.FOTO:telusur.co.id

telusur.co.id- Presiden Cina Xi Jinping mengimbau angkatan bersenjatanya untuk selalu bersiap memperkuat rasa keterdesakan dan melakukan apa saja yang mereka dapat perbuat untuk siap menghadapi peperangan.

Cina sangat ingin meningkatkan angkatan bersenjatanya di tengah-tengah perselisihan teritorial di Laut Cina Selatan dan ketegangan yang meningkat dengan Amerika Serikat (AS) terkait isu-isu mulai dari perdagangan hingga status Taiwan.

Kantor berita China, Xinhua, melaporkan, Xi mengatakan dalam pertemuan itu bahwa Cina menghadapi peningkatan risiko dan tantangan, dan angkatan bersenjata harus bekerja untuk menjamin kebutuhan keamanan dan pembangunan.

BACA JUGA :  Sanksi Terbaru Amerika Tak Akan Melumpuhkan Iran

Xi, yang juga ketua Komisi Militer Pusat, mengatakan angkatan bersenjata harus menyusun strategi mengambil tanggung jawab bagi persiapan untuk melakukan peperangan.

“Dunia menghadapi periode perubahan-perubahan besar yang tak pernah terlihat dalam satu abad, dan Cina masih dalam periode penting peluang strategis bagi pembangunan,” kata Xi dilansir dari Reuters, Sabtu.

Menurut dia, angkatan bersenjata perlu menanggapi dengan cepat atas kedaruratan. Perlu meningkatkan kapabilitas operasi bersama mereka dan memelihara tipe-tipe baru pasukan tempur.

Komentar-komentar Xi muncul setelah keterangannya pada Rabu bahwa Cina masih siap menggunakan kekuatan untuk mencapai “reunifikasi” dengan Taiwan dan mencegah kemerdekaan pulau itu.

BACA JUGA :  Amerika Siapkan Sanksi Baru Kepada Presiden Maduro

Pidato Xi tentang Taiwan terjadi hanya beberapa hari setelah Presiden Amerika Donald Trump menandatangani “the Asia Reassurance Initiative Act” menjadi undang-undang yang menegaskan kembali komitmen AS kepada keamanan pulau itu.[tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini