Pasangan Capres dan Cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno/telusur.co.id

telusur.co.id – Revisi visi misi yang dilakukan pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno terus menjadi sorotan dari pihak ‘lawan’.

Salah satunya, Ruhut Poltak Sitompul yang merupakan Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Menurut bekas kader Partai Demokrat itu, pihak 02 terlalu banyak dengar lagu milik musisi ternama Indonesia, Achmad Albar yang berjudul “Panggung Sandiwara”, sehingga jadi ingin mengubah visi misinya.

Sebab, dalam lagu itu, ada lirik yang bunyinya, “ceritanya mudah berubah”.

Prabowo Sandi dan tim suksesnya kebanyakan dengar lagu Achmad Albar, Panggung Sandiwara “Ceritanya berubah-ubah karena itu visi misinya juga berubah-ubah ha ha ha karena pilpres atau walpres bukan panggung sandiwara KPU menolak tim sukses Prabowo dan Sandi merubah visi misinya #01JokowiLagi merdeka,” tulis bekas anggota DPR RI itu, di akun Twitter miliknya, Sabtu (12/1/19).

BACA JUGA :  Luhut Binsar Ancam Amien Rais, Netizen: Gile, The Real Presiden Ngamuk

Sebelumnya, 7 Januari 2019, Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi merevisi dokumen visi dan misi pasangan capres-cawapres nomor pemilihan 02 itu dengan judul “Indonesia Menang”, dari sebelumnya yang bernamakan “Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia”.

Tapi KPU menolak, karena alasan lampiran visi misi merupakan satu rangkaian dokumen pendaftaran yang tidak dapat diberikan atau direvisi di luar masa pendaftaran.

Alasan lainnya, KPU juga sudah mempublikasikan visi misi kedua kandidat, serta menyosialisasikan alat peraga kampanye kepada masyarakat luas untuk diketahui.

Namun demikian, pasangan Prabowo-Sandi masih dapat menyampaikan perubahan visi misi tersebut kepada masyarakat di sisa masa kampanye hingga 13 April mendatang. [ipk]

BACA JUGA :  Indonesia Tercoreng, Tempat Wisata Selfie Rabbit Town di Kota Bandung Dianggap Plagiat
Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini