telusur.co.id- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah kembali menyindir pemerintahan Presiden Joko Widodo terkait utang.

Menurut dia, bayi-bayi yang baru lahir di Indonesia akan menangung utang belasan juta rupiah, akibat ulah pemerintah.

“Setiap bayi lahir dengan tanggungan utang 13 juta rupiah…keren ya,” cuit Fahri di akun Twitter-nya @Fahrihamzah, Kamis (3/1/19).

Politikus asal Nusa Tenggara Barat (NTB) ini juga menyebut prestasi yang ditorehkan Indonesia saat ini disebabkan karena banyak mengutang . “Gagah karena utang…,” tulisnya.

Bank Indonesia (BI), sebelumnya merilis posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir Oktober 2018, tercatat USD 360,5 miliar, terdiri dari utang pemerintah, bank sentral sebesar USD 178,3 miliar, serta utang swasta dan BUMN sebesar USD 182,2 miliar.

ULN Indonesia pada akhir Oktober 2018, tumbuh 5,3 persen (year on year/yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya yang mencapai 4,2 persen (yoy). Peningkatan pertumbuhan ULN tersebut bersumber dari pertumbuhan ULN pemerintah dan ULN swasta.

Kemudian, ULN pemerintah tumbuh meningkat pada Oktober 2018. Posisi ULN pemerintah pada akhir Oktober 2018 sebesar USD 175,4 miliar atau tumbuh 3,3 persen (yoy), meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 2,2 persen (yoy).

Meski tumbuh meningkat, nominal ULN pemerintah pada Oktober 2018, lebih rendah ketimbang dengan posisi September yang mencapai USD176,1 miliar. Penurunan itu disebabkan turunnya posisi pinjaman dan SBN yang dimiliki investor asing.[ham]

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini