Presiden Venezuela Nicolas Maduro (kiri) dan pemimpin oposisi, Juan Guaido..

telusur.co.id – Pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido, mendesak masyarakat internasional menggulingkan kepemimpinan Presiden Nicolas Maduro setelah terjadi bentrokan di perlintasan perbatasan dengan Brazil. Akibat bentrokan itu, sedikitnya tiga pengunjuk rasa tewas dan 300 lainnya cedera.

Keinginan Guaido, direspon oleh Amerika Serikat. Wakil Presiden AS Mike Pence mengatakan Amerika Serikat mengancam sanksi baru dan Brasil mendesak sekutu untuk bergabung dengan “upaya pembebasan”.

“Pence akan mengumumkan “langkah konkret” dan “tindakan yang jelas” pada pertemuan itu untuk mengatasi krisis,” kata seorang pejabat senior pemerintah AS pada hari Minggu, menolak memberikan rincian.

BACA JUGA :  Lidah Tak Bertulang Trump Dan Anak Buahnya Harus Dijaga

AS bulan lalu memberlakukan sanksi yang melumpuhkan pada industri minyak negara OPEC, menekan sumber utama pendapatan asingnya.

Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan yakin bahwa “hari-hari Maduro sudah ditentukan,” menyalahkan kekerasan perbatasan pada pendukung bersenjata yang dikenal sebagai “colectivos”.

“Kami bertujuan untuk sebuah misi tunggal – memastikan rakyat Venezuela mendapatkan demokrasi yang sangat layak mereka terima,” katanya pada program State of the Union CNN pada hari Minggu. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini