Wasekjen DPP Partai Demokrat Andi Arief. FOTO: Istimewa

telusur.co.id- Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Andi Arief menilai, ada upaya terselubung untuk “menghabisi” Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, lantaran mengungkapkan pertemuan rahasia Presiden Joko Widodo dengan pimpinan PT Freeport McMoran Inc, James Robert Moffett. Ia meminta pihak-pihak tertentu menghentikan upaya tersebut, dan jelaskan saja ke publik jika memang pertemuan itu tak pernah terjadi.

“Hentikan upaya menghabisi @sudirmansaid secara bergelombang. Jelaskan saja dengan fakta dan data yang meyakinkan,” cuit Andi diakun Twitter-nya @AndiArief__, Jumat (22/2/19).

BACA JUGA :  Presiden Bagikan 1.015 KIP dan 500 PKH di Rote Ndao

Menurut dia, Presiden itu adalah lembaga negara. Karenannya, harus ada dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawabannya kepada publik dari setiap apa yang dilakukannya. Bukan, malah dirahasiakan.

Dokumentasi itu, lanjut Andi, bisa berupa video, foto dan dokumen lain misalnya notulensi saat bertemu resmi dengan siapapun. “Apa yg dikemukakan @sudirmansaid hanya bisa dibantah dengan itu,” saran Andi.

Apalagi, Presiden Jokowi juga tidak pernah membantah terkait pertemuan rahasia tersebut. “Pak Jokowi sendiri tidak membantah pertemuan dengan bos freeport seperti yang dikemukakan oleh @sudirmansaid , namun. Apa yang dibicarakan dalam forum itu belum ada penjelasan dan dokumentasinya,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini