Wakil Ketua DPR Fadli Zon (kanan) saat menyambut kedatangan Buni Yani dan rombongan Pengacaranya.Foto:Bambang Tri P / telusur.co.id

telusur.co.id-Terpidana kasus pelanggaran UU ITE Buni Yani dipanggil ke Kejaksaan Negeri Depok hari ini pada pukul 09.00 WIB pagi tadi. Sayangnya, Buni tidak memenuhinya.

Buni terlihat pada siang tadi berada di Masjid Al Barakah, Tebet, Jakarta. Lalu di DPR RI, menemui Pimpinan DPR RI Fadli Zon dan Fahri Hamzah.

Kendati demikian, Buni mengaku tidak mangkir dari panggilan Kejari Depok, hari ini.

Sebab. Ia memastikan, pada sore ini akan langsung pergi memenuhi panggilan Kejaksaan Negeri Depok.

“Saya tidak pernah mangkir. Sore ini saya akan ke Depok. Memenuhi panggilan,” ucap Buni di gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (1/2/19).

Bukan itu saja, ia juga pastikan akan siap menerima apapun yang terjadi di kejari nanti. Termasuk soal dirinya yang akan langsung di eksekusi.

BACA JUGA :  Fadli Zon Jamin Prabowo-Sandi Bakal Usut Indikasi Pidana Adminduk

“(Eksekusi) siap,” tegas Buni.

Buni kembali menegaskan, ketidak hadirannya di pemanggilan Kejari Depok. Karena ia merasa, salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) tidak jelas.

Terlebih, ia juga menyebut sedang menunggu fatwa dari MA mengenai tidak tercantumnya perintah penahanan dan tak adanya keterangan dalam salinan amar putusan acuan putusan hukuman yang dimaksud.

“Sebenarnya. Yang ingin kami dapatkan, kejelasan soal penangguhan penahanan. Penangguhan eksekusi. Karena, salinan isi dari MA ini tidak jelas. Tidak bisa ini dilakukan eksekusi karena tidak jelas. Karena MA sudah mengeluarkan statement melalui jubir.

BACA JUGA :  Fadli Zon Luncurkan Buku"Strengthening The Indoneisan Parliamentary Diplomacy"

Walau belum secara tertulis. Maka kami hormati. Saya tidak akan menarik kembali kata-kata saya. Jadi saya akan ke depok untuk memenuhi kejari depok,” tegasnya.

Buni Yani divonis bersalah melanggar Pasal 32 ayat 1 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dalam putusan di Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Dia dihukum 18 bulan penjara saat itu.

Perlawanan hukum Buni Yani berlanjut ke tingkat pengadilan tinggi tetapi kandas. Sampai kemudian jaksa dan Buni Yani sama-sama mengajukan kasasi. Namun MA menolak kasasi tersebut, baik untuk Buni Yani maupun jaksa. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini