Ma'ruf Amin dan Ridwan Kamil / Net

telusur.co.id – Dugaan pelanggaran yang dilakukan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum terkait dukungan politik kepada pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin sedang didalami oleh Badan Pengawas Pemilu Jabar

Demikian disampaikan Ketua Bawaslu Jabar, Abdullah saat dihubungi, Kamis (14/2/19).

Disampaikan Abdullah, pihaknya telah memerintahkan Bawaslu Garut dan Bawaslu Kota Tasikmalaya untuk menelusuri dugaan pelanggaran tersebut.

“Sudah kami perintahkan melakukan pengawasan. Di Garut sedang pendalaman, lagi proses,” kata Abdullah.

Dia mengatakan, tidak ada pelanggaran bila dilihat dari sisi waktu pelaksanaan deklarasi yang dilakukan Emil tidak ada pelanggaran kampanye.

BACA JUGA :  Fahri Harap Jokowi-Ma'ruf Dan Prabowo-Sandi Tidak Banyak Basa-Basi

“Sabtu memang hari libur,” kata dia.

Selain soal waktu atau hari, meski kepala daerah boleh berpolitik, akan tetapi tidak boleh menggunakan fasilitas negara.

“Ada ketentuan tidak boleh gunakan fasilitas negara,” kata Abdullah.

Ridwan Kamil dilaporkan oleh Advokat Indonesia Bergerak ke Bawaslu RI. Mereka menilai bekas Wali Kota Bandung itu menyampaikan orasi politik saat peringatan hari lahir ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) pada 9 Februari 2019.

Pelapor menganggap acara peringatan hari lahir tersebut terselip deklarasi dukungan terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf dari relawan Jokowi di Garut.

BACA JUGA :  Gara-gara Tak Netral, 16 Aparat Desa Terancam Sanksi

Sementara Wagub Uu dianggap melanggar karena memanfaatkan acara temu ilmiah Forum Silaturahmi Studi Ekonomi Islam Regional Jabar untuk deklarasi dukungan kepada pasangan 01. Acara itu digelar di Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (5/2/19). [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini