Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade/Istimewa

telusur.co.id – Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade meminta menteri kabinet Joko Widodo (Jokowi) jangan melakukan kampanye terselubung dengan menggunakan anggaran negara.

Menurut dia, langkah Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengumpulkan para kepala desa dan meminta mereka mengingat jika dana desa ada berkat Jokowi, salah besar. Karena, anggaran itu milik neggara, dan apa yang dilakukan Tjahjo adalah pelanggaran pemilu.

“Apa yang dilakukan Mendagri merupakan pelanggaran terang-terangan. Dia memanfaatkan jabatan sebagai pejabat negara melakukan mobilisasi kepala desa dan mempromosikan Jokowi yang notabene juga berstatus peserta pemilu,” kata Andre dalam keteragan tertulis yang diterima , Sabtu (23/2/2019).

BACA JUGA :  Jangan Cuma Rizieq, Ma'ruf Disarankan Temui Ahok Di Mako Brimob

“Kita tahu dana desa ini kan perintah UU. Ada UU sejak tahun 2014 bahwa siapa pun presiden harus melaksanakan dana desa ini, menyiapkan dana desa,” politikus Partai Gerindra menambahkan.

Andre menekankan dana desa bukan diambil dari kantong presiden. Besaran dana desa, merupakan kesepakatan antara pemerintah dengan DPR.

“Dana desa adalah dana APBN, dana rakyat, bukan dana pribadi Jokowi dan ini juga hasil kesepakatan antara DPR dengan pemerintah. Pak Tjahjo, sebaiknya berhenti melakukan kebohongan,” sindir Andre.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo meminta para kepala desa untuk mengingat jika dana desa ada berkat Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Hal ini ia sampaikan usai Jokowi memberi pengarahan kepada peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa di Ecovention Ocean Ecopark, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu, 20 Februari 2019.

BACA JUGA :  Orang Dekat Prabowo Tuding Pemerintah Jokowi Banyak Klaim

Saat itu Tjahjo meminta seluruh kepala desa yang hadir untuk berdiri dan mengajarkan sebuah yel-yel.

“Kalau saya bilang Dana Desa, jawab Pak Jokowi,” kata Tjahjo.

“Dana Desa,” teriak politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.

“Pak Jokowi,” jawab para kepala desa.

“Ingat, anggaran dana desa karena ada pak Jokowi,” kata Tjahjo.[far]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini