Juru bicara BPN Prabowo-Sandi Ferdinand Hutahean / Net

telusur.co.id – Radar Bogor menggelar simulasi Pilpres 2019 di 12 kabupaten/kota di Jawa Barat. Hadilnya, pasangan nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menang dengan meraih 61,64 persen suara. Sedangkan, pasangan nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin meraih 38,36 persen suara.

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Bidang Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferdinand Hutahaean mengaku tidak heran. 

Menurutnya, selama ini Provinsi Jawa Barat memang merupakan lumbung suara Prabowo-Sandi. “Dan sangat masuk akal jika simulasi tersebut menunjukkan Prabowo unggul,” kata Ferdinand kepada telusur.co.id, Senin (11/2/19). 

Kadiv Adbokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat itu mengaku yakin, Prabowo-Sandi akan menang bukan hanya di 12 kabupaten/kota yang digelar simulasi, tapi juga keseluran Jawa Barat, bahkan nasional.
“Kami meyakini bukan hanya 12 kabupaten itu yang unggul, tapi 27 kabupaten kota Jawa Barat kami yakin Prabowo unggul dan raihan lebih dari 60 persen suara,” tandasnya.

BACA JUGA :  Ferdinand: Didebat Capres Pertama Jokowi Hanya Beretorika

Sebelumnya, Radar Bogor menggelar simulasi Pilpres 2019 serentak di 12 kota/kabupaten di Jabar yakni Kota Bandung, Cimahi, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Depok, Ciajur, Karawang, Purwakarta, Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi. 

Dalam hasil simulasi pencoblosan surat suara Pilpres 2019 yang dilaksanakan Radar Bogor, sebanyak 61,64 persen warga di 12 kota/kabupaten Jabar menyoblos paslon 02. Sedangkan 38,36 persen-nya mencoblos Joko Widodo – Ma’ruf Amin.

Di kota dan kabupaten Bogor misalnya, masyarakat yang mencoblos Jokowi-Ma’ruf sebanyak 1.231 suara. Sedangkan coblosan untuk Prabowo-Sandiaga mencapai 2.215 suara. Kondisi serupa juga terjadi di Kota Bandung dan Cimahi. Dari 1.000 kertas suara yang disebar, sebanyak 357 warga mencoblos foto pasangan 01. Sedangkan coblosan untuk pasangan 02 mencapai 592 suara.

BACA JUGA :  Walk Out Saat Jokowi Hadir, Demokrat Siapkan Sanksi Untuk Ferdinand

Di Kabupaten Cianjur, warga yang mencoblos foto Jokowi-Ma’ruf sebanyak 281 suara, sedangkan coblosan untuk Prabowo-Sandiaga 296 suara. Begitu juga di Kota Depok. Masyarakat yang mencoblos paslon 01 mencapai 330 suara. Sementara coblosan untuk paslon 02 sebanyak 401 suara. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini