Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah.Foto:Istimewa

telusur.co.id- Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto adalah salah satu motor lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa. Dorongan Prabowo itu sudah dilakukan, sebelum Joko Widodo masuk DKI Jakarta.

“Sejak awal, sebelum Pak Jokowi masuk Jakarta, pak @prabowo adalah motor lahirnya UU Desa nomor 6/2014,” cuit Fahri di akun Twitter-nya @Fahrihamzah, Kamis (21/2/19).

Menurut Fahri, Prabowo, saat kampanye Pilpres 2014 lalu, sudah berjanji untuk mengalokasikan satu miliar satu desa. “Sehingga, kalau terpilih mungkin APBN 2015 bukan 20,7 tapi sekitar 80 T, sejumlah desa,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Fahri Hamzah Soroti Potensi Kecurangan Digital

Ketika terpilih jadi presiden pada 2014, kata Fahri, Jokowi mewarisi APBN 2015 besar sekali hampir 200 Triliun. Sedangkan SBY, awal jadi presiden, mewarisi APBN 2004 dari Megawati Soekarnoputri hanya sekitar 427 Triliun.

” Kita suka atau tidak, kinerja presiden SBY memang dahsyat. Dan itulah landasan yang baik bagi pak @jokowi untuk memimpin,” paparnya.

Bagi Fahri, dengan ruang fiskal yang besar itu wajar jika digunakan untuk menambah dana desa 20,7 Triliu dalam APBNP 2015. Dan, langkah tersebut didukung oleh Koalisi Merah Putih (KMP) yang menguasai mayoritas DPR RI, dan dipimpin salah satunya oleh Prabowo lewat Fraksi Gerindra.

BACA JUGA :  Fahri Desak Presiden PKS Mundur

“Saya ingat betul pesan beliau untuk bantu presiden baru,” tulisnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini