Foto: telusur.co.id

telusur.co.id – Calon-calon anggota legislatif (caleg) petahana masih mendominasi di tiga daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta. Tetapi mereka juga harus bersaing dengan caleg-caleg pendatang baru yang mampu mengimbangi elektabilitas petahana. 

“Y-Publica melakukan survei untuk menangkap persepsi calon pemilih terhadap tingkat pengenalan, kesukaan, dan keterpilihan caleg di tiga dapil DKI Jakarta,” kata Direktur Eksekutif Y-Publica Rudi Hartono dalam rilis Survei Nasional Berbasis Dapil, di bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Senin (18/2/19).

Di dapil DKI Jakarta 1 (Jakarta Timur) ada nama-nama caleg petahana seperti Eko Patrio (PAN), Bambang Atmanto Wiyogo (Golkar), dan Mardani Ali Sera (PKS). 

“Imam Nahrawi yang sebelumnya caleg terpilih pada Pemilu 2014 dan masuk kabinet sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga bertengger pada puncak elektabilitas,” ujar Rudi.

Di dapil DKI 2 (Jakarta Pusat dan Selatan) ada Hidayat Nur Wahid (PKS) yang juga memuncaki elektabilitas, Biem Benyamin (Gerindra), Eriko Sotarduga (PDIP), Masinton Pasaribu (PDIP), dan Okky Asokawati (yang pindah dari PPP ke Nasdem). 

Di dapil DKI 3 (Jakarta Barat dan Utara) ada Haji Lulung (pindah dari PPP ke PAN), Charles Honoris (PDIP), Adang Daradjatun (PKS), Darmadi Durianto (PDIP), Ahmad Sahroni (Nasdem), Effendi Simbolon (PDIP), dan Saraswati Djojohadikusumo (Gerindra, pindah dari dapil Jateng IV).

Untuk caleg pendatang baru di dapil DKI 1, ada nama-nama seperti Habiburokhman (Gerindra), Putra Nababan (PDIP), Rian Ernest (PSI), Chicha Koeswoyo (selebriti, PDIP), Wanda Hamidah (eks-DPRD DKI dari PAN, pindah ke Nasdem), dan Yusuf Mujenih (PKB).

Di dapil DKI 2 ada Tsamara Amany (PSI), Himmatul Aliyah (Gerindra), Puput Novel (selebriti, Golkar), Taufiqurrahman (Demokrat, DPRD DKI), dan Ahmad Iman (PKB). Di dapil DKI 3 ada Grace Natalie (PSI) dan Andi Rukman Nurdin (Golkar), selain Yusril Ihza Mahendra yang memuncaki elektabilitas.

“Secara umum masih banyak yang belum menentukan pilihan atau tidak mengenali nama-nama caleg,” tambah Rudi. 

Hal ini sekaligus merupakan peluang maupun tantangan bagi caleg untuk menambah elektabilitas. “Caleg-caleg pendatang baru juga mampu bersaing dengan caleg-caleg petahana dalam tingkat pengenalan dan kesukaan,” papar Rudi.

Di dapil DKI 1, ada Imam Nahrawi dan Habiburokhman yang paling dikenal. Di dapil DKI 2, ada Tsamara Amany, sedang di dapil DKI 3, ada Yusril Ihza Mahendra dan Grace Natalie.

Untuk diketahui, survei Y-Publica dilakukan pada 21-30 Januari 2019 di tiga dapil DKI. Jumlah responden masing-masing dapil sebanyak 800 orang yang mewakili setiap kecamatan. DKI 1 mencakup Jakarta Timur, DKI 2 mencakup Jakarta Pusat dan Selatan, dan DKI 3 mencakup Jakarta Barat dan Utara. 

Sampel dipilih secara acak bertingkat (multistage random sampling), dengan margin of error 3,5 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini