Ribuan Masyarakat sambut kedatangan Capres Prabowo Subianto, di Pamekasan / Net

telusur.co.id – Lautan manusia terlihat saat menyambut kedatangan calon presiden nomor pemilihan 02, Prabowo Subianto untuk silaturrahmi dan doa kebangsaan di Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, Desa Panaan, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (26/2/19).

Dalam video yang beredar luas baik di sosial media maupun pesan instan berantai, terlihat jelas kedatangan Capres yang berpasangan dengan Sandiaga Uno itu sudah sangat ditunggu oleh seluruh lapisan masyarakat Pamekasan. Puluhan ribu (perkiraan) orang menyesaki halaman madrasah juga jalan raya barisan dan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata.

Bukan hanya masyarakat dan santri saja yang hadir untuk melihat Capres pilihan para ulama itu. Pemimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, RKH. Abd. Hamid Bin Ahmad Mahfudz Zayyadi (anak dari RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi yang pernah menetap di Pondok Pesantren Nurul Abror, Alasbuluh, Wongsorejo, Banyuwangi) itu, turut hadir untuk bersilaturahmi dengan Prabowo.

Kedatangan RKH. Abd. Hamid Bin Ahmad Mahfudz Zayyadi sebagaimana video yang diunggah akun Facebook Tjoet Fanny.

Pada video yang di upload, Tjoet Fanny menuliskan “Sangat langka, hari ini, Selasa 26 Pebruari 2019, RKH Abd Hamid Ahmad Mahfudz Zayyadi, termasuk ulama sepuh yang paling kharismatik dan paling disegani dari Pamekasan Madura, beliau adalah pengasuh Pondok Pesantren terbesar di Madura, PP. Mambaul Ulum, Bata-bata.

RKH. Abd Hamid, beliau tidak pernah bicara, sehari-hari kebanyakan hidup di dalam mobil, dan nyaris tak pernah turun dari mobil untuk menemui tamu.

Jika ada tamu, beliau hanya bisa menyapa dari dalam mobil, karena faktor penyakit yang beliau derita.

Hari ini beliau berkenan turun dari mobil dan naik kursi roda sambil didorong oleh santri, demi menyambut kedatangan Prabowo, calon presiden harapan rakyat.

RKH. Abd Hamid pun mengacungkan tangan dua jari, sebagai isyarah bahwa pencalonan presiden Prabowo telah beliau dukung beserta para Ulama dan habaib yang Istiqamah lainnya.

Semoga calon presiden Prabowo diridhai oleh Allah, dan mampu melaksanakan amanah yang diembannya, sebagaimana harapan segenap rakyat Indonesia,” tulis Tjoet Fanny, hari ini. (untuk melihat video-nya silakan klik di sini)

BACA JUGA :  Ada Ledakan di Lokasi Nobar Debat

Sebelumnya, RKH. Moh Tohir Bin Abdul Hamid, anak dari RKH. Abd. Hamid itu memberikan cindera mata kepada Prabowo dengan dinobatkan sebagai Sahabatan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata 02. Sebelumnya, Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno dinobatkan sebagai Sahabat Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata 01, pada silaturrahmi.

“Cindera mata 01 sebagai Sahabat Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata, sudah saya berikan ke Bapak Sandiaga Salahuddin Uno, maka yang kedua ini saya berikan kepada Bapak Prabowo Subianto sebagai Sahabat Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata 02,” kata RKH. Moh Tohir Bin Abdul Hamid dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Natalius Pigai: Seharusnya Joko Widodo Meminta Maaf Pada Rakyat Indonesia

Sekedar informasi, sejak 1987, RKH. Abd. Hamid Bin Ahmad Mahfudz Zayyadi adalah pemimpinan Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata-Bata. Sebelum menjadi pengasuh, beliau menimba ilmu di Pondok Pesantren Sidogiri, Pasuruan selama 7 tahun dan melanjutkan ke Mekkah selama 12 tahun di bawah asuhan para ulama besar diantaranya: Sayyid Muhammad Amin Kuthbi, Sayyid Alawi al-Maliki, Sayyid Muhammad Hasan al-Yamani, Sayyid Hasan al-Masysyath, Syeikh Yasin bin Isa al-Padangi, Syeikh Abdullah al-Lahji dan Syeikh Ismail bin Zain al-Yamani serta Syeikh Abdul Hamid al-Kaf.

Seperti ditulis dalam sejarah Pondok Pesantren di Madura, RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi ayah dari RKH. Abd. Hamid Ahmad Mahfudz Zayyadi yang selama 12 tahun bermukim di Pondok Pesantren Nurul Abror Banyuwangi untuk pulang ke Bata-Bata dan bersedia menjadi pengasuh. Akhirnya, beliau berkenan untuk memimpin Pondok Pesantren Mambaul Ulum Bata Bata. Kepemimpinan RKH. Ahmad Mahfudz Zayyadi berlangsung selama + 26 tahun (1959-1986 M). Beliau wafat pada hari Rabu tanggal 12 Ramadlan 1407 H/1986 M. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini