Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fadjroel Rachman

telusur.co.id – Dugaan penyebaran hoax yang dilakukan oleh Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fadjroel Rachman dan Juru Bicara Partai Solidaritas Indonesia, Mohamad Guntur Romli berbuntut panjang.

Keduanya, akan dilaporkan ke polisi terkait penyebaran hoax surat permintaan maaf atas nama Subkhan, sosok petani bawang yang berdialog dengan cawapres nomor 02 Sandiaga Uno, yang disebut-sebut sebagai mantan anggota KPU Brebes.

Adapun laporan itu akan dilakukan oleh Tim Advokat Indonesia Bergerak, pada hari Jumat, 15 Februari 2019.

Laporan, dibuat oleh, M. Chusni Mubarok, yang didampingi kuasa hukumnya, Djamaluddin Koedoeboen.

“Kepada rekan-rekan wartawan media online, cetak dan televisi, dengan hormat, Tim Advokat Indonesia Bergerak akan melaporkan Fadjroel Rachman dan Guntur Romli terkait dugaan penyebaran berita bohong melalui media sosial sehingga menimbulkan keonaran dikalangan masyarakat yang ditujukan kepada Bapak Sandiaga Uno sebagai Cawapres 2019-2024, sebagaimana dimaksud Pasal 28 ayat 1 UU No 11 tahun 2008 ITE Jo Pasal 45a ayat 1 UU No 19 tahun 2016 ITE dan Pasal 14 Jo Pasal 15 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan Pasal 156 Jo Pasal 157 KUHP,” demikian isi undangan yang beredar dikalangan wartawan, Kamis (14/2/19).

BACA JUGA :  PKS: Prabowo Tolak Pinangan Jokowi jadi Cawapres

Laporan, akan dilakukan Tim Advokat Indonesia Bergerak ke Bareskrim Mabes Polri, pukul 10.00 WIB.

(Baca juga: BPN Tempuh Jalur Hukum Bila Pembuat Hoax Surat Subkhan Tak Minta Maaf)

Sebelumnya diberitakan, Salah satu Komisaris Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Fadjroel Rachman diduga telah menyebarkan hoax.

Adapun hoax yang diduga disebarkan Fadjroel yakni, terkait surat permintaan maaf atas nama Subkhan, sosok petani bawang yang berdialog dengan cawapres nomor 02 Sandiaga Uno, yang disebut-sebut sebagai mantan anggota KPU Brebes.

Fadjroel menyebarkan surat permintaan maaf diduga palsu atas nama Subkhan itu melalui akun Instagram miliknya, kemarin. Namun, berdasarkan penelusuran redaksi, postingan tersebut telah dihapus Fadjroel.

BACA JUGA :  Besok, Sandiaga Berencana Satroni KPK

Meski telah dihapus, banyak warganet yang telah mengambil screenshot postingan Fadjroel.

Geram dengan informasi bohong yang diduga disebarkan Fadjroel, tanda pagar #PetaniBrebesDifitnahJokower menjadi trending topic nasional di Twitter. Tagar tersebut sempat menduduki posisi teratas selama lebih dari 2 jam dari pukul 21.30 WIB-22.45 WIB.

petani bawang merah asal Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, itu menjadi viral di media sosial dalam beberapa hari belakangan. Pada hari Senin, 11 Februari 2019, video saat berdialog atau curhat dengan cawapres nomor 02 Sandiaga Uno tersebar luas di medsos.

Kemudian, pengguna medsos dihebohkan dengam beredarnya surat pernyataan terbuka bertandatangan materai yang berisi tentang ucapan minta maaf Subkhan. Surat tersebut ditujukan kepada masyarakat karena telah berbuat bohong saat curhat dengan Sandiaga Uno ketikan berkampanye di Desa Krasak, Brebes.

Saat dimintai konfirmasi, Subkhan membantah jika dirinya telah membuat ataupun menandatangai surat pernyataan permohonan maaf tersebut. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini