Agus Harimurti Yudhoyono.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Komandan Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendesak pemerintah Indonesia berperan aktif dalam menanggapi wacana batalnya perjanjian senjata nuklir jarak menengah (INF) antara Amerika Serikat dan Rusia.

“Saya berpendapat, Indonesia harus berada di depan untuk suarakan dunia yang damai, bebas dari senjata nuklir,” desak AHY melalui keterangannya, Senin.

Sebagai anggota G20 dan negara terbesar di ASEAN, Indonesia mempunyai hak dan peluang untuk berperan aktif dalam perdamaian dunia. AHY juga mengungkapkan bahwa ikut serta dalam hal ini perintah konstitusi.

BACA JUGA :  Rusia Umumkan Pengiriman Rudal S-400 ke Turki

AHY yakin, setiap bangsa ingin dunianya berada dalam keadaan aman dan damai. Demikian juga bangsa Indonesia. Itulah sebabnya Indonesia, sesuai amanah konstitusi (UUD 1945) aktif dalam upaya pemeliharaan perdamaian dunia (peacekeeping).

Seperti diketahui, perjanjian senjata nuklir jarak menengah (INF) antara Amerika Serikat dan Rusia batal.

Batalnya perjanjian akan membuat perlombaan senjata nuklir antara Amerika dan Rusia bisa terjadi lagi. Dunia yang sudah banyak konflik dan peperangan, makin tidak aman. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini