Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon di kediaman Prabowo Subianto.Foto:telusur.co.id

telusur.co.id – Maraknya kasus hukum terhadap para tokoh oposisi semakin mempertegas jika penegakan hukum di Indonesia hanya sebagai alat untuk menakut-nakuti.

“Hukum jadi alat penguasa untuk membungkam kritik,” tegas Fadli Zon melalui keterangannya, Jumat.

Saat ini, diakuinya, ada beberapa tokoh yang digarap oleh pihak kepolisian seperti Ahmad Dhani, Buni Yani, Rocky Gerung hingga Jubir Prabowo Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak.

Sedangkan kasus hukum yang diduga menjerat tokoh pendukung pemerintah belum ada yang digarap oleh kepolisian. Padahal, berbagai laporan sudah dilimpahkan ke polisi. “Terang dan jelas sekali,” tegas Fadli sambil menuliskan #rezimtanganbesi.

BACA JUGA :  Menag Nanya Makna ‘Kau’ di Puisi Doa Yang Ditukar, Fadli : Itu Untuk Makelar Doa

Komentar Fadli juga membenarkan pendapat pakar hukum pidana, Chairul Huda yang menduga rencana penahanan Ahmad Dhani dari LP Cipinang Jakarta Timur ke Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng, Sidoarjo, pada hari ini dinilai tidak logis.

Pasalnya, vonis terhadap Ahmad Dhani belum inkrah, karena banding. Tetapi, langkah kejaksaan memindahkan penjara Dhani sudah menyalahi proses hukum. Dengan tegas, ia menduga bahwa yang dilakukan kejaksaan bukan hukum, tapi kekuasaan. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini