Presiden Suriah, Bashar al-Asaad (kiri) dan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatulloh Ali Khamanei/FOTO: Aljazeera

telusur.co.id- Presiden Suriah, Bashar al-Assad, melakukan pertemuan dengan pejabat Iran. Kunjungan ini adalah yang pertama dilakukan oleh Assad ke Republik Islam Iran sejak awal konflik Suriah.

Assad bertemu dengan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei dan Presiden Hassan Rouhani. Assad baru dua kali berkeliling di luar negaranya yang dilanda perang.

Media Suriah dan Iran merilis foto yang menunjukkan Assad, dalam setelan gelap, dalam pelukan dengan Khamenei dan berjabat tangan dengan Rouhani, keduanya tersenyum.

Televisi pemerintah Suriah menunjukkan rekaman pertemuan Assad Khamenei dan mengatakan kedua pemimpin sepakat untuk melanjutkan kerja sama di semua tingkatan untuk kepentingan kedua negara sahabat.

BACA JUGA :  TNI Dan Universitas Indonesia Kerja sama Bidang Pendidikan Dan Penelitian

Outlet itu juga mengatakan Assad mengaku berterima kasih kepada kepemimpinan Republik Islam Iran dan orang-orang atas apa yang telah mereka berikan kepada Suriah selama perang.

Kantor Assad mengatakan, kedua belah pihak menyatakan kepuasan mereka dengan tingkat strategis yang dicapai antara kedua negara di semua bidang.

Dukungan Iran ke Suriah

Dilansir dari Aljazeera, Selasa (26/2/19), Teheran telah memberikan bantuan kepada pemerintah Suriah miliaran dolar sejak konflik dimulai. Dan, mengirim para pejuang yang didukung Iran untuk bertempur bersama pasukannya – bantuan ini telah menguntungkan Assad.

BACA JUGA :  MKM Kerajaan Malaysia Tawarkan Kerja Sama Pertukaran Pelajar ke Ikopin

Kunjungan Assad minggu ini untuk bertemu para pemimpin Iran, adalah yang ketiga kalinya sejak protes terhadap pemerintahan selama puluhan tahun dan berakhir pada Maret 2011 lalu.

Protes itu memicu respons keras dari pasukan keamanan Suriah, menyebabkan munculnya pemberontakan anti-pemerintah bersenjata. Perang yang dihasilkan telah menewaskan ratusan ribu orang dan mengusir jutaan orang dari rumah mereka.

Kunjungan ke Iran dilakukan sehari sebelum perjalanan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Rusia untuk pembicaraan yang diperkirakan akan fokus pada peran Iran di Suriah.[tp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini