telusur.co.id – Ketua DPP Partai Golkar, Ace Hasan Syadzily menyindir capres Prabowo Subianto yang gemar memolitisasi agama dalam kampanye politiknya. “Prabowo yang memolitisasi salat Jumat hari ini sehingga dilarang Bawaslu dan takmir masjid,” kata Ace Hasan dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat.

Tudingan itu, dijelaskan Ace, dibuktikan dengan adanya surat undangan melaksanakan shalat Jumat di masjid Kauman, Semarang. Tim pemenangan Prabowo pun tak bisa mengelak bahwa ada mobilisasi kader Gerindra untuk menghadiri ibadah shalat Jumat. “Menyebar undangan agar hadir shalat Jumat, itu motif politik,” ujat Ace.

BACA JUGA :  Soal Eks Koruptor Nyaleg, Golkar Nunggu Sikap KPU

Sikap Prabowo, sangat berbeda dengan Presiden Jokowi yang tidak pernah memolitisasi agama dalam kegiatannya beribadah seperti shalat. “Pak Jokowi tidak pernah memolitisasi shalat atau rumah ibadah.”


Katanya, kegiatan Pak Jokowi sebagai presiden pasti bernilai berita sehingga fotografer dan reporter otomatis dan secara natural mengabadikan Pak Jokowi shalat. Tidak ada mobilisasi wartawan atau fotografer untuk mengambil gambar Pak Jokowi shalat. “Kita hanya memfasilitasi wartawan atau fotografer mengabadikan ganbar Pak Jokowi shalat,” jelas dia. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini