Wakil Presiden Jusuf Kalla. Foto: Net

telusur.co.id – Wakil Presiden Jusuf Kalla menduga insiden ledakan petasan di lokasi debat capres kedua untuk menakut-nakuti masyarakat.

“Di situ kan ada nobar, jadi ini berarti hanya menakut-nakuti saja,” kata JK usai menggelar nonton bareng debat capres di kediaman dinasnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu malam (17/2).

Karena bertujuan membuat panas situasi, JK meyakini masyarakat tidak akan takut. Apalagi petasan yang meledak berada di balik pohon, sehingga tidak menimbulkan akibat yang besar.

“Ya baru saya dilaporkan juga, mungkin itu mercon besar saya kira karena tidak menimbulkan masalah.”

BACA JUGA :  Jusuf Kalla Tidak Akan Jadi Wakil Joko Widodo Lagi

Kendati begitu, bekas ketua umum Partai Golkar itu meminta kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas siapa aktor di balik serangan dengan petasan tersebut. “Kita belum tahu, kita mencari informasi lebih lanjut,” tambahnya.

Seperti diberitakan, ledakan yang terjadi di sekitar lokasi Debat Calon Presiden putaran kedua di kawasan Hotel Sultan Jakarta Pusat, Minggu malam, sekitar pukul 20.20 WIB dua kali terdengar.

Lokasi sumber ledakan tersebut tepatnya di depan Stadion Akuatik Gelora Bung Karno yang berdekatan dengan tempat Debat Calon Presiden Putaran Kedua di kawasan Hotel Sultan. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini