Tim Pengacara Muslim atau TPM selaku kuasa terpidana terorisme Abu Bakar Baasyir Mahendradatta (kiri) menemui Wakil Ketua DPR Fadli Zon / telusur.co.id

telusur.co.id – Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Fadli Zon menegaskan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, tidak ada rencana untuk melaporkan Jokowi ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), lantaran menyerang pribadi Prabowo pada saat debat capres.

“Belum ada dari BPN Prabowo-Sandi mengambil langkah melaporkan ke Bawaslu,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa. Fadli yang merupakan salah satu tim pemenangan Prabowo-Sandi justru tidak mengetahui ada relawan atau pendukung Prabowo-Sandi yang melaporkan Jokowi Bawaslu.

Kendati begitu, Fadli membenarkan dalam debat capres kedua, Jokowi mengungkapkan data yang tidak akurat yang cenderung bohong. Misalnya terkait data kebakaran hutan padahal kenyataannya masih terjadi di era pemerintahan Jokowi.

“Soal kebakaran hutan sudah jelas direvisi, berarti salah bahwa kebakaran hutan memang terjadi terus padahal dulu janjinya tidak ada lagi kebakaran hutan,” ujarnya.

Sebelumnya, kuasa hukum Koalisi Masyarakat Anti Hoaks, Eggy Sudjana yang melaporkan Jokowi ke Bawaslu karena dianggap menyebarkan data-data bohong saat debat Pilpres 2019 putaran kedua.

“Koalisi ini menyepakati untuk melaporkan saudara Joko Widodo dalam posisinya sebagai capres. Nah yang poin dilaporkannya adalah Jokowi telah memberikan keterangan palsu,” ujar Eggi di Kantor Bawaslu RI, Jakarta, Selasa (19/2).

Eggi menjelaskan pertama klaim Jokowi terkait impor jagung hanya menyatakan 160 ribu ton, sementara Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sekitar 700 ribu ton. (ham)

Like :
BACA JUGA :  Tak Terdengar Lagi di Pemilu 2019, Fadli Tuding Nawacita Produk Gagal

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini