Ketua Bawaslu Abhan

telusur.co.id – Kasus dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara soal “Yang gaji kamu siapa” dihentikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI.

Ketua Bawaslu RI, Abhan mengatakan, tidak cukup bukti untuk melanjutkan laporan tersebut.

“Dari fakta-fakta dan bukti-bukti memang tidak cukup bukti untuk menguatkan unsur-unsur yang dilaporkan oleh pelapor ini, sehingga kami nyatakan demikian status tidak bisa diproses pidana lanjut,” kata Abhan di kantornya, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (26/2/19).

Sebelumnya, Anggota Bawaslu RI Ratna Dewi Pettalolo mengatakan, setelah melalui pemeriksaan Bawaslu, Rudiantara terbukti tidak melakukan pelanggaran. Pernyataan “yang gaji kamu siapa” tidak dapat disebut sebagai kampanye dan tidak terbukti menguntungkan salah satu peserta pemilu.

BACA JUGA :  Dukung Pemberantasan Korupsi, PDIP Pecat Sembilan DPRD Malang

“Berdasarkan keterangan Rudiantara dan bukti video utuh yang diserahkan pihak terlapor, tak ada maksud atau mengarahkan, atau unsur kampanye dalam kegiatan itu,” kata Ratna saat dihubungi, Senin (25/2/19).

Proses pemeriksaan yang dilakukan oleh Bawaslu, kata Ratna, sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Bawaslu telah memeriksa pelapor, saksi, bukti, termasuk terlapor sendiri yang tidak lain adalah Rudiantara.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) Rudiantara dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) atas tuduhan melakukan tindakan yang mengutungkan dan merugikan salah satu peserta pemilu.

BACA JUGA :  Soal Suap Bowo Sidik Untuk Serangan Fajar, Ini Kata Bawaslu

ACTA menuding Rudiantara menguntungkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf dan merugikan Prabowo-Sandiaga, lantaran menggiring opini publik untuk tidak memilih paslon nomor urut 02. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini