telusur.co.id– Tahun ini merupakan akhir dari Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). Dirjen Pendidikan Islam Kamaruddin Amin mengatakan, pihaknya telah melampaui target perluasaan akses siswa masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN)

“Secara umum target perluasan akses kita telah melampauan batas, misalkan jumlah mahasiswa kita telah mencapai 1 juta lebih,” kata Kamaruddin di Jakarta, Jumat (22/2/19)

Menurut Kamaruddin, tantangan PTKIN ke depan adalah mutu dan kualitas. Untuk itu, seluruh program dan penganggaran harus berorintasi pada peningkatan mutu, baik dari sisi kelembagaan, sumber daya manusia, produksi ilmu pengetahuan, dan mutu pembelajaran.

BACA JUGA :  Ditjen Pendidikan Islam Diminta Sederhanakan Sistem Pendataan Madrasah

Dari sisi kelembagaan, Guru Besar Hadits ini berharap agar semakin banyak PTKIN yang mendapatkan akreditasi institusi A. Saat ini baru empat PTKIN yang mendapatkan akreditasi A, yaitu: UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, dan UIN Alauddin Makasar.

“Saat ini kita baru memiliki 405 profesor dan 4000 doktor. Karenanya, kita harus mengakselerasi peningkatan guru besar,” tandasnya.

Untuk kepentingan produksi ilmu pengetahuan, Kamaruddin mencanangkan penulisan 1000 buku yang di susun oleh akademisi PTKIN pada tahun 2019. Selain itu, akan dilakukan juga peningkatan penelitian dan penulisan jurnal-jurnal internasional. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini