Ketua DPR RI Bambang Soesatyo .Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Komisi III DPR memutuskan untuk menunda pemilihan calon hakim MK seusai uji kepatutan dan kelayakan 11 calon hakim, hingga masa sidang berikutnya, 12 Maret 2019.

Mengenai penundaan itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo membantah ada unsur tarik-menarik kepentingan di DPR, soal pemilihan hakim.

“Tidak ada tali yang perlu ditarik. sehingga tidak ada Tarik menarik,” ucap Bambang di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2/19).

Menurut Bambang, langkah penundaan pemilihan hakim MK di DPR perlu dilakukan komisi III. Karena, keterbatasan waktu dan belum mendengar dari pendapat ahli.

BACA JUGA :  Parlemen Malaysia Ingin Belajar Pada Parlemen Indonesia

“Saya udah komunikasi dengan pimpinan Komisi III. Mereka menyampaikan, tadinya mengupayakan kemarin itu atau paling tidak tadi malam untuk menerima masukan dari para ahli, namun karena waktunya mepet sehingga tidak bisa dilaksanakan. Jadi tidak ada urusan yang lainnya kecuali masalah waktu saja,” ungkap Bambang.

Sebelumnya, Rapat Pleno Komisi III DPR memutuskan untuk menunda pemilihan calon hakim MK seusai uji kepatutan dan kelayakan 11 calon hakim.

Ke-11 nama tersebut adalah Hestu Armiwulan Sochmawardiah, Aidul Fitriciada Azhari, Bahrul Ilmi Yakup, M Galang Asmara, Wahiduddin Adams, Refly Harun, Aswanto, Ichsan Anwary, Askari Razak, Umbu Rauta, dan Sugianto.

BACA JUGA :  Pimpin Rapat, Kahar Muzakir Dihujani Intrupsi

Disepakati bahwa rapat pleno pengambilan keputusan calon hakim MK akan digelar pada Selasa, 12 Maret 2019 atau setelah masa reses.

Nantinya, dari kesebelas calon hakim ity, akan ada dua calon hakim yang akan dipilih.

Sebagai pengganti dua hakim MK yang akan pensiun pada 21 Maret 2019, yaitu Wahiduddin Adams dan Aswanto. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini