Politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean.FotoIstimewa

telusur.co.id- Ketua Bidang Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyindir, baru mengetahui jika ada sebuah doa yang bisa di intervensi dan merevisi doa seorang kyai

Hal itu disampaikan oleh Ferdinand terkait dengan ramainya tagar #KyaiMaimoenDoakanPrabowo.

Doa tersebut disampaikan oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang Kiai Haji (KH) Maimun Zubair dalam acara “Sarang Berzikir Untuk Indonesia Maju” di Rembang, Jawa Tengah, Jumat kemarin, yang juga dihadiri oleh calon presiden nomor urut satu, Joko Widodo, yang berada disampingnya.

Tak hanya itu, Ferdinand juga mengaku heran, ternyata sebuah doa juga bisa direvisi.

BACA JUGA :  Kritik Tol Trans Jawa, Ferdinan Dikeroyok Netizen dengan Hambalang

“Saya baru tahu kalau ada orang yang juga mengintervensi doa dan meminta merevisi doa seorang Kyai,” cuit Ferdinand di akun Twitter-nya@Ferdinand_Haean, Sabtu (2/2/19).

Sebelumnya, dalam penghujung acara “Sarang Berzikir Untuk Indonesia”, KH. Maimun Zubair memanjatkan doa. Dalam bait doanya tersebut, Kiai Maimun menyebut nama Prabowo Subainto, padahal Jokowi berada disampingnya terlihat khusuk berdoa.

Namun, usai membacakan doa, Ketua Umum PPP, Romahurmuziy menghampiri dan berbisik kepada KH Maimun. Kemudian, Kiai Maimun pun kembali berdoa dan meralat ucapannya sebelumnya. Dimana, ralat ini kemudian dia menyebut nama Jokowi

BACA JUGA :  Kritik Tol Trans Jawa, Ferdinan Dikeroyok Netizen dengan Hambalang

“Memangnya doa bisa direvisi gitu? #KyaiMaimoenDoakanPrabowo,” tulis Ferdinand.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini