KPK / Net

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi terus mendalami kasus suap pengadaan barang dan jasa di Pemkab Lampung Tengah, tahun anggaran 2018.

Kali ini, KPK memanggil empat saksi untuk tersangka Mustafa, bekas Bupati Lampung Tengah.

“Hari ini dijadwalkan pemeriksaan terdahap empat orang saksi,” kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Selasa (19/2/19).

Adapun ke empat saksi yang diperiksa yakni, anggota DPRD Lampung Tengah dari Fraksi Demokrat Sauifulloh Ali, dari Fraksi PKS Purismono, Fraksi Gerindra Firdaus Ali, dan kasir PT Sorento Yusuf.

BACA JUGA :  Gara-gara Dugaan Rommy di OTT, Sekjen PPP Mendadak Balik Jakarta

Dalam penyidikan kasus, KPK sedang mendalami dugaan aliran dana dari Mustafa pada sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Lampung Tengah serta pengesahan APBD-P pada tahun 2017 dan APBD 2018 dan pengesahan pinjaman Pemkab Lampung Tengah kepada PT. Sarana Multi Infrastruktur (SMI).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan tujuh tersangka untuk tiga perkara berbeda dalam pengembangan perkara suap kepada DPRD Kabupaten Lampung Tengah terkait dengan pinjaman daerah pada APBD pada tahun anggaran 2018.

Dalam perkara pertama, KPK menetapkan Bupati Lampung Tengah 2016-2021 Mustafa sebagai tersangka karena diduga menerima fee dari ijon proyek-proyek di lingkungan Dinas Bina Marga dengan kisaran fee sebesar 10-20 persen dari nilai proyek.

BACA JUGA :  Pemuda Muhammadiyah Tagih Utang KPK Bongkar Kasus Besar

Total dugaan suap dan gratifikasi yang diterima yang berhubungan dengan jabatan dan berlawanan dengan kewajiban atau tugas Mustafa sebagai bupati sebesar Rp 95 miliar. Ia diduga tidak melaporkan penerimaan tersebut pada Direktorat Gratifikasi KPK. [ipk]

Like :

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini