Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, Jazilul Fawaid / Net

telusur.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi terus menelusuri proses dan pengajuan anggaran Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen tahun 2016, yang menjerat Wakil Ketua DPR RI, Taufik Kurniawan.

KPK, hari ini menjadwalkan pemeriksaan terhadap orang dekat Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar, Jazilul Fawaid.

Jazilul adalah Wakil Ketua Badan Anggaran DPR RI, dia juga menjabat sebagai Ketua Fraksi PKB MPR RI.

Selain memeriksa Wasekjen PKB itu, KPK juga memeriksa dua saksi lainnya. Mereka ialah Anggota DPR dari fraksi Partai Demokrat Djoko Udjianto dan PNS pada Kementerian Keuangan (Sekretaris Dirjen Perimbangan Keuangan) Rukijo.

BACA JUGA :  Sempat Mengalami Kendala di Denpasar, DPR Bakal Panggil Lion Air Soal Izin Terbang

“Diagendakan pemeriksaan terhadap dua anggota DPR, Jazilul Fawaid dan Djoko Udjianto, sebagai saksi untuk tersangka TK (Taufik Kurniawan),” kata Febri, melalui pesan singkat, Rabu (13/2/19).

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Taufik Kurniawan sebagai tersangka. Politikus PAN itu diduga menerima Rp 3,65 miliar yang merupakan bagian dari komitmen fee 5 persen atas Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen yang disahkan sebesar Rp 93,37 miliar.

Taufik menerima suap tersebut dari Bupati nonaktif Kebumen, Muhammad Yahya Fuad. Yahya sebelumnya sudah dijerat KPK dalam kasus suap DAK bersama delapan orang lainnya. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini