Komisioner KPU RI Wahyu Setiawan.Foto:Istimewa

telusur.co.id – Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Wahyu Setiawan belum mau berkomentar soal adanya kesalahan saat input data Nomor Induk Kependudukan (NIK) milik Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang terdata di Daftar Pemilih Tetap (DPT) oleh KPU Kabupaten Cianjur.

“Saya belum bisa berkomentar, belum tahu update datanya,” kata Wahyu di kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/19).

Wahyu mengatakan, pihaknya masih mempelajari kejadian tersebut. Karena ini menyangkut e-KTP, kata dia, maka pihaknya perlu berkoordinasi dengan pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

BACA JUGA :  PB HMI Pertanyakan Inkonsistensi KPU Terkait Kasus PSI

“Karena memang pemilu itu tanggung jawab KPU penyelenggaraannya. Tetapi terkait dengan e-KTP ada lembaga berwenang yang mengeluarkan yaitu Kemendagri,” terangnya.

Karenanya, kata dia, KPU akan berkoordinasi dengan semua pihak, agar bisa merumuskan, dan mengidentifikasi permasalahan.

“Dan dengan kita mampu mengidentifikasi permasalahan dengan baik, lebih memungkinkan kita mencari solusi yang ada,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini