Kotak Suara Pemilu / Net

telusur.co.id – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman mengaku belum mengetahui persis berapa jumlah kotak suara rusak atau penyok, yang ditemukan di Provinsi Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Arief mengatakan, pihaknya belum melakukan pengecekan menyeluruh terkait temuan tersebut.

“Ya, nanti kita cek dulu,” kata Arief di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Jumat (1/2/19).

Meski demikian, Arief menegaskan, kotak suara itu sebelum diproduksi spesifikasinya sudah dicek, sudah diperhitungkan bahwa dia akan mampu menjalankan fungsi sebagai kotak suara.

BACA JUGA :  Fatwa Golput Haram, Elit Gerindra: Ambil Positifnya

“Ya, tentu kondisinya memang sebagaimana yang harus kita tentukan. Kalau ternyata di beberapa tempat ada bencana alam kayak banjir, ya tentu kondisinya sudah berubah.”

Menurutnya, jika temuan tersebut benar-benar ada kotak suara yang rusak, maka harus segera diganti.

“Kalau rusak ganti. Kalau enggak rusak, ya, gak usah diganti,” kata dia.

Sebelumnya, Bawaslu Daerah Jabar menemukan kotak suara rusak (penyok) saat melakukan sidak ke tempat penyimpanan logistik pemilu wilayah Jabar.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin mengatakan kondisi kotak suara mudah penyok karena terkontaminasi kelembaban cuaca.

BACA JUGA :  Jelang 22 Mei, KPU Mulai Ramai Didatangi Pengunjuk Rasa

Namun demikian dia belum menyebut jumlab pasti berapa kotak suara rusak tersebut. [ipk]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini