Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga didampingi Deputi Bidang Kelembagaan Kementerian koperasi dan UKM Prof Rully Indrawan, Bupati Garut Rudy Gunawan dan Wakil Bupati Garut Helmi Budiman saat membuka Pekan Raya Kabupaten Garut 2019 di Garut, Jawa Barat, Kamis (21/2/2019). Foto: Dok. Kemenkop

telusur.co.id – Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengatakan, jika suatu daerah intens mengembangkan potensi pariwisata yang dimilikinya, maka otomatis produk hasil koperasi dan UMKM akan turut maju dan berkembang. 

“Karena, sektor pariwisata merupakan akarnya dalam pengembangan koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia,” kata Puspayoga saat membuka acara Pekan Raya Kabupaten Garut 2019 di Garut, Jawa Barat, Kamis (20/2/19).

Di acara yang dihadiri ratusan KUMKM peserta pekan raya, Puspayoga mengapresiasi Pemkab Garut yang giat membangun potensi sektor pariwisata di daerahnya. 

“Tanpa membangun sektor pariwisata, kita akan lelah mendorong kemajuan koperasi dan UMKM. Dengan adanya destinasi wisata di daerah, maka langkah kita membangun dan mengembangkan produk KUMKM akan terasa lebih ringan,” paparnya.  

Menurut dia, Garut memiliki potensi wisata yang bisa dikembangkan ke depannya. Selain banyak memiliki destinasi wisata alam dan kerajinan khas, Garut juga memiliki sektor pertanian seperti kebun Durian yang cita rasanya khas tak dimiliki daerah lain. 

BACA JUGA :  Menkop UKM : Fondasi Ekonomi Kuat Ditangan Koperasi

“Potensi Durian khas Garut ini bisa dikembangkan untuk dijadikan destinasi wisata. Selain wisatanya, bibit Duriannya juga bisa dikembangkan,” ungkapnya, berdasarkan keterangan resminya.

Puspayoga juga meyakini potensi wisata Garut bisa berkembang dan maju menjadi destinasi andalan, khususnya untuk wilayah Jawa Barat. “Masyarakat Garut itu ramah dan murah senyum. Senyum dari masyarakat itu modal utama berhasil tidaknya membangun sebuah destinasi wisata”, kata Puspayoga.

Selain itu, Puspayoga juga meminta kesiapan masyarakat Garut untuk menerima perubahan yang diakibatkan berkembangnya destinasi wisata di daerahnya. “Yang utama adalah kesiapan masyarakatnya. Dengan uang kita bisa membangun jalan, infrastruktur, hotel dan sebagainya. Namun, tanpa kesiapan masyarakatnya, itu semua menjadi tak ada arti,”  jelasnya. 

BACA JUGA :  Menteri Puspayoga: Koperasi di Indonesia Harus Besar Seperti Negara Lain

Bila pariwisata berkembang, lanjut Puspayoga, para pelaku UKM di bidang kuliner pun dijamin akan turut meningkat. “Garut harus mampu menampilkan kuliner khas daerah. Apalagi, makanan khas tersebut bisa juga terpaparkan secara filosofis dan historisnya. Dengan membangun koperasi dan UKM, itu sama saja dengan melakukan pemerataan kesejahteraan di tengah masyarakat,” sambungnya. 

Untuk itu, Puspayoga berharap para pelaku koperasi dan UMKM di Garut mampu memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) yang kini bersuku bunga hanya 7 persen, untuk lebih meningkatkan usahanya.

“Banyak program pemerintah lainnya yang tujuannya untuk membangun koperasi dan UMKM di seluruh Indonesia. Bahkan, pajak UKM pun kini sudah menjadi 0,5 persen saja,” tandasnya. (ham)

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini