Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga. Foto: Dok. Kemenkop

telusur.co.id – Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersilaturahmi dengan 16 pengurus koperasi besar, di rumah kediamannya di Denpasar, Bali, Senin (4/2/19).

Puspayoga mengatakan, silahturahmi ini sangat penting dan merupakan bagian dari sejarah bangsa Indonesia.

“NKRI dibentuk lewat silaturahmi oleh para pendiri bangsa. Kalau tidak ada silaturahmi tidak ada NKRI,” kata dia,

Dijelaskannya, pada 1945 silam, lebih dari 90 persen penduduk Indonesia adalah muslim. Jika pada saat itu tokoh-tokoh bangsa mau mendirikan negara Islam, sangat mungkin terjadi.

Namun, kata dia, lewat silaturahmi, para tokoh bangsa yang mayoritas Islam mengajak Hindu, Kristen, Buddha membentuk NKRI berdasarkan Pancasila. Atas dasar Pancasila, semua suku dan agama di Indonesia dapat hidup berdampingan dengan nyaman.

BACA JUGA :  Kemenkop Dorong Koperasi Indonesia Jadi Pelaku Usaha Global

“Saya beragama Hindu menjadi menteri tidak ada yang protes, banyak Kristen jadi menteri juga tidak ada yang protes, begitu juga agama lain,” tegasnya.

Provinsi Bali yang mayoritas Hindu, kata Puspayoga, bisa menjadi mencontoh rumah besar Indonesia
Dimana, Bali tetap mempertahankan kenyamanan semua orang yang hadir di Bali.

Ia mengatakan, koperasi merupakan gerakan ekonomi besar harus mempertahankan Pancasila dan NKRI. Koperasi hadir untuk menetralisir monopoli.

Itu sebabnya, ditegaskannya, Presiden Jokowi empat tahun lalu meminta dilakukan Reformasi Total Koperasi. Reformasi Total Koperasi menjadi prioritas agar koperasi tidak hanya sekedar ada tapi berkualitas dan mampu berkontribusi makin besar bagi perekonomian nasional.

BACA JUGA :  Menteri Puspayoga Inisiasi Koperasi Jadi Pengelola Pasar Rakyat

“Masih banyak yang akan dilakukan dan kami meminta masukan apa yang perlu diperbaiki ke depan,” kata Puspayoga.

Sementara itu, Ketua Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia, Kamarudin Batubara mengatakan, budaya Indonesia dalam bentuk kerja sama dan gotong royong adalah wujud koperasi.

Nilai budaya ini harus dibangun kembali dan terus dibangun dan menjadi sebuah gerakan bersama. “Koperasi harus menjadi kebanggaan nasional,” kata Kamarudin. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini