Ray Rangkuti/Net

telusur.co.id- Pengamat politik Ray Rangkuti mengaku heran dengan capres nomor urut dua, Prabowo Subianto yang memakai strategi sama di setiap debat. Dampaknya, pernyataan Prabowo mudah dipatahkan oleh capres petahana, Joko Widodo.

“Jika kubu Prabowo tak jua mengubahnya, tentu mereka potensial akan kehilangan banyak poin dalam forum debat berikutnya,” kata Ray dalam keterangan persnya, Senin (12/2/19).

Menurut Ray, pernyataan yang dilontarkan Prabowo sangat mudah dibaca oleh Jokowi, serta melakukan serangan balik. Bahkan, serangan yang diselancarkan Jokowi dilakukan sampai tiga kali.

Ray menyesali, sinyal serangan itu padahal sudah disampaikan oleh kubu TKN. ” Isyarat ini seperti tak digubris oleh Tim Prabowo. Mereka bukan saja menjaga pertahanan tapi malah mempergunakan strategi yang sama dalam setiap debat,” paparnya.

BACA JUGA :  PDIP: Capres yang Penuhi Syarat Hanya Jokowi

Pernyataan Prabowo mengenai isu anggaran bocor, tingginya utang negara, efektivitas infrastruktur, menurut Ray, terlalu mudah dibaca untuk kemudian dipatahkan argumennya.

“Dan itulah yang terjadi. Ketika argumen Prabowo dimentahkan, Jokowi langsung menyerang dan nampaklah kurang siap dan antisipasinya tim Prabowo. Prabowo menyebut ketimpangan penguasaan lahan, satu serangan yang justru ditunggu oleh Jokowi. Dan benar, Jokowi lalu mengubah materi pertanyaan itu sebagai serangan isu terhadap Prabowo. Yakni adanya penguasaan ratusan ribu hektar lahan oleh Prabowo di Kalimantan dan Aceh,” tegasnya.

“Satu serangan yang diartikan jadi serangan personal oleh tim Prabowo. Tentu saja tidak dapat disebut bersifat personal. Itu isu umum, isu publik untuk mengetahui sejauh apa para capres berkesesuaian antara pikiran dengan tindakan,” tandasnya.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini