Bendera Turki

telusur.co.id – Keputusan Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa yang menunda perundingan penggabungan Turki ke Uni Eropa dikecam pemerintah Turki. Turki menganggap penundaan sebagai langkah yang “tidak dapat diterima”.

“Benar-benar tidak dapat diterima bahwa laporan rancangan konsultatif tak mengikat itu menyerukan penangguhan total perundingan penggabungan kami dengan Uni Eropa,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki, Hami Aksoy, dalam pernyataan.

Diketahui, Komite Urusan Luar Negeri pada Rabu (20/2) meminta Komisi Eropa dan negara-negara anggota secara resmi menunda perundingan keanggotaan Turki di Uni Eropa dengan alasan ketidakpedulian terhadap HAM dan kebebasan sipil, pengaruh dalam peradilan serta sengketa wilayah dengan Siprus dan negara-negara tetangga yang lain.

Turki berpendapat bahwa keanggotaannya di Uni Eropa tetap menjadi salah satu tujuan strategi utama mereka meskipun pembicaraan soal keanggotaan, yang secara formal diluncurkan pada 2004, dihentikan selama beberapa tahun. Beberapa pemimpin dan pejabat Uni Eropa menyerukan agar perundingan diakhiri.

“Perkiraan saya adalah bahwa dalam dua pekan mayoritas besar Parlemen Eropa akan menggelar pemungutan suara soal penundaan pembicaraan dengan Turki soal keanggotaan, seperti yang dilakukan (komite) Urusan Luar Negeri Parlemen Eropa hari ini,” cuit Pelapor Uni Eropa untuk Turki, Kati Piri, di akun Twitter pada Rabu, mengacu kepada Parlemen Eropa.

Pada Oktober, Presiden Tayyip Erdogan mengatakan dia akan mempertimbangkan menggelar referendum terkait upaya Turki untuk bergabung dengan Uni Eropa. Hal tersebut menandakan keputusasaan menyangkut proses, yang menurutnya telah dihentikan atas prasangka terhadap Muslim.

Menurut pernyataan anggota Parlemen Eropa Marietje Schaake, “Pelanggaran hak asasi manusia sementara penangkapan wartawan terjadi hampir setiap hari saat demokrasi dan supremasi hukum di negara tersebut semakin dirusak.” “Ini, setelah digabungkan kemudian ditambah dengan perubahan konstitusi, membuat penggabungan Turki dengan Uni Eropa tidak mungkin pada tahap ini. Pesan Parlemen hari ini sangat jelas. Kami menyematkan sejumlah konsekuensi pada cengkeraman kekuasaan otoriter Erdogan. (ham)

Like :
BACA JUGA :  Pentagon Peringatkan Turki Agar Tak Beli Senjata dari Rusia

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini