Anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan juga Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI), Vicent Mariano.FOTO:telusur.co.id

telusur.co.id – Anggota Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) dan juga Perkumpulan Penyandang Disabilitas Fisik Indonesia (PPDFI), Vicent Mariano mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan sosialisasi tentang pemilu khusus untuk penyandang disabilitas.

“Ini bagus kegiataanya, ini perhatian pemerintah, terutama KPU agar pemilih disabilitas memiliki hak yang sama dengan pemilih non disabilitas. Karena kita ketahui bahwa untuk pemilih disabilitas itu banyak hambatannya yang mereka alami, dan itu perlu dipahami dan direspon oleh pihak KPU,” kata Vincent di Kemensos, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/19).

Vincent mengaku, dirinya sudah empat kali mengikuti kegiatan seperti ini. Dikatakannya, kegiatan seperti ini mulai dilaksanakan oleh sejumlah lembaga, salah satunya KPU, setelah UU tentang penyandang disabilitas disahkan.

BACA JUGA :  KPU Persilakan Calon Kunjungi Lembaga Pendidikan Dan Tempat Ibadah, Asal...

Untuk tahun ini, dimana pemilu dilakukan secara serentak, menurut Vincent ada yang membedakannya secara khusus dari pemilu-pemilu sebelumnya.

“Khususnya kan selama ini pilpres sama pileg terpisah, sekarang jadi satu. Itu otomatis surat suaranya nambah lagi. Itu yg perlu perhatian pemerintah, terutama kepada pemilih disabilitas dalam menggunakan hak suaranya,” terangnya.

Dia menyebutkan, bahwa disabilitas ada beberapa macam. Ada tuna netra, tuna rungu, tuna daksa, tuna grahita dan lain-lain. Karenanya, perlu ada perhatian dari petugas KPPS untuk akses para penyandang disabilitas tersebut.

BACA JUGA :  Dituduh Melegitimasi KPU, BPN :’ Kita yang Sering Dikerjai’

KPU sendiri, kata dia, akan datang langsung menemui para penyandang disabilitas

“Besok Jumat ada KPU Jakarta datang ke yayasan dimana saya kerja di daerah Cilandak Barat dekat RS Fatmawati,” ungkapnya.

Selain KPU, lanjut dia, ada juga caleg yang mendatangi yayasan para penyandang disabilitas.

Sementara, tambah dia. dari capres dan cawapres belum ada yang menunjungi yayasan penyandang disabilitas tempatnya bekerja.

“Dulu pernah, cawapresnya Pak Sandiaga. Tapi itu waktu dia jadi cawagub waktu itu. Dia mengadakan even sama kita,” pungkasnya. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini