posko kapal patroli yang dibangun dikawasan Mantuil Banjarmasin.Foto:telusur.co.id

telusur.co.id- Guna memperkuat dalam pengawasan kinerja Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan khususnya diperairan Kalimantan Selatan, kantor Bea dan Cukai Bagian Selatan menempatkan satu buah pangkalan yang berfungsi sebagai posko kapal patroli yang dibangun dikawasan Mantuil Banjarmasin.

“Posko ini sebelumnya sudah di resmikan penggunaan nya pada
Kamis (7/2) yang lalu,” ujar Wicaksono, Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea dan Cukai Kalimantan Bagian Selatan, Senin (11/2) siang.

Menurut Wicaksono, adanya pangkalan kapal patroli ini karena seiring meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan ekspor impor di kawasan
Kalimantan Selatan khususnya yang berada diperairan.

“Untuk memaksimalkan tugas dan fungsinya dalam pengawasan kegiatan eksporimpor, kami (Bea Cukai) menempatkan 3 kapal patroli yaitu Kapal BC 10025, BC 10011, dan BC 15002 di posko Mantuil tersebut,” jelas Wicaksono.

Dimana, tambah Wicaksono, pos pengawasan yang ada di Mantuil itu sendiri sebenarnya sudah pernah dibangun pada tahun 1970.
Dimana pada saat itu Bea Cukai masih aktif mengawasi perdagangan barang antar pulau maupun international.

Namun seiring perkembangan jaman yang merubah tugas dan fungsi Bea Cukai, posko di Mantuil ini menjadi kurang optimal dalam penggunaannya.

Sehingga kondisi bangunan mengalami abrasi dan kelapukan bangunan dan pada tahun 2018 yang lalu dilakukan pembangunan pos baru yang kemudian diberi nama Pos Rajawali.

“Pembangunan pos Rajawali ini sejalan dengan Program Nasional yaitu mengaktifkanpengawasan antar pulau.Dalam beberapa rapat koordinasi, direncanakan pos ini menjadi benchmark bagi kantor lain, khususnya dalam penyediaan sarana pendukung guna pengamanan kapal patroli dan pengawasan barang tertentu di beberapa daerah pabean lainnya” pungkas Wicaksono.[asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini