Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Foto: Dok. Kemenag

telusur.co.id- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap anggota Pramuka Penggalang Nahdhatul Ulama (NU) menjadi barisan terdepan untuk menangkal ekstrimisme dan radikalisme.

“Adik-adik Pramuka NU harus menjadi yang terdepan untuk menjaga NKRI,” kata Lukman saat membuka Perkemahan Pramuka Penggalang Ma’arif NU Nasional ke- II (Pergamanas II) di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Rabu (20/2/19).

Menurutnya, saat ini generasi muda merupakan sasaran empuk bagi jaringan ekstrimisme agama. Mereka yang saat ini berada di golongan usia sekolah menjadi sasaran jaringan ekstrimisme dan radikalisme untuk menyebarkan kebencian dan permusuhan kepada mereka yang berbeda agama.

Padahal, harus disadari bahwa Indonesia merupakan bangsa yang dibangun dalam bingkai kebhinekaan bahasa dan agama.

BACA JUGA :  Sebelum KPK, Menag Tahan Diri Jelaskan Ke Publik Soal Uang Dilacinya

Di sinilah menurut Lukman, santri Pramuka Ma’arif NU harus mengambil tempat. “Inilah saatnya membumikan nilai-nilai Dasa Dharma Pramuka dalam konteks tantangan zaman yang terus berubah,” katanya.

“Ini menjadi momentum untuk membumikan Dasa Dharma Pramuka untuk mengawal Kebhinekaan kita,” sambungnya .

Ia juga berharap, Gerakan Pramuka di madrasah dan sekolah binaan LP Ma’arif NU dapat menjadi kawah candradimuka kepemimpinan nasional.

“Saya berharap adik-adik penggalang mendapatkan pengalaman, pendidikan, pelatihan yang bermanfaat dalam pengembangan kepribadian dan bakat kepemimpinan,” ujarnya, berdasarkan keterangan resminya.

Pembukaan Pergamanas II ditandai dengan pemukulan bedug yang dilakukan oleh Menag Lukman Saifuddin, Menpora Imam Nachrawi, Ketua LP Ma’arif NU Arifin Junaidi, Deputi Pengembangan Kepemudaan Kemenpora Asrorun Niam, Kakanwil Kemenag DKI Jakarta Saiful Mujab,serta beberapa pengurus Kwarda DKI Jakarta.

BACA JUGA :  Sebelum KPK, Menag Tahan Diri Jelaskan Ke Publik Soal Uang Dilacinya

Menurut Ketua LP Ma’arif NU Arifin Junaidi Pembukaan Pergamanas II dihadiri oleh 6.000 Pramuka NU dari Sabang sampai Merauke dan 10 ribu Pramuka Penggalang dan Penegak dari Madrasah se-DKI Jakarta. Pergamanas II kali ini, mengusung tema Pramuka Aswaja Menuju Generasi Emas 2030, dengan moto Ceria, Kreatif, dan Inovatif. [asp]

Like :

LEAVE A REPLY

Silahkan masukan komentar anda
Silahkan masukan nama anda disini